Geometri dan Kesebangunan

Paket 03


Estimasi waktu pengerjaan: 7 menit

Teks Pendukung

Pak Budi yang posisi matanya adalah 1,80 m dari lantai berdiri di depan suatu gedung berbentuk balok dengan lebar AB=DC=30AB = DC = 30 m. Tepat di depan Pak Budi yang berdiri di titik OO, terdapat genangan air sehingga Pak Budi dapat melihat bayangan titik AA dan BB di permukaannya, yaitu A′A' dan B′B'. Jarak Pak Budi dari gedung tersebut adalah OD=40OD = 40 m dan jaraknya dengan A′A' adalah OA′=2OA' = 2 m.

Gambar belum tersedia

Nomor 1

Jika OA′=1,5OA' = 1,5 m, tinggi gedung tersebut adalah ... m

A. 46,1
B. 46,2
C. 46,3
D. 46,4
E. 46,5

Lihat Pembahasan

Jawaban: B

Prinsip bayangan pada permukaan air membentuk dua segitiga siku-siku yang sebangun (sudut datang = sudut pantul). Segitiga pertama dibentuk oleh Pak Budi dan titik pantul A′A', segitiga kedua dibentuk oleh gedung (titik AA) dan titik pantul A′A'.

Tinggi Pak Budi (h1h_1) = 1,8 m.
Jarak Pak Budi ke titik pantul (OA′OA') = 1,5 m. (Catatan: nilai ini menimpa keterangan di teks awal khusus untuk soal ini).
Total jarak ke gedung (ODOD) = 40 m.
Jarak titik pantul ke gedung (A′DA'D) = 40−1,5=38,5 m40 - 1,5 = 38,5 \text{ m}.

Gunakan perbandingan kesebangunan:
Tinggi GedungJarak Gedung ke A′=Tinggi Pak BudiJarak Pak Budi ke A′\frac{\text{Tinggi Gedung}}{\text{Jarak Gedung ke } A'} = \frac{\text{Tinggi Pak Budi}}{\text{Jarak Pak Budi ke } A'}

Tinggi Gedung38,5=1,81,5\frac{\text{Tinggi Gedung}}{38,5} = \frac{1,8}{1,5}
Tinggi Gedung38,5=1,2\frac{\text{Tinggi Gedung}}{38,5} = 1,2
Tinggi Gedung=38,5×1,2=46,2 m\text{Tinggi Gedung} = 38,5 \times 1,2 = 46,2 \text{ m}


Nomor 2

Jika tinggi gedung adalah 34,2 m, jarak Pak Budi ke titik B′B' adalah ... m.

A. 2,4
B. 2,5
C. 3,0
D. 3,2
E. 3,3

Lihat Pembahasan

Jawaban: B

Titik BB berada di sudut lain gedung (bagian kiri atas). Lebar gedung adalah DC=30 mDC = 30 \text{ m}. Pak Budi berdiri lurus menatap DD dari jarak 40 m40 \text{ m} (OD⊥DCOD \perp DC).

Titik proyeksi BB di tanah adalah CC. Maka, jarak mendatar total dari Pak Budi (OO) ke proyeksi titik BB (CC) membentuk sisi miring dari segitiga siku-siku ODCODC.
OC=OD2+DC2OC = \sqrt{OD^2 + DC^2}
OC=402+302=1600+900=2500=50 mOC = \sqrt{40^2 + 30^2} = \sqrt{1600 + 900} = \sqrt{2500} = 50 \text{ m}.

Pantulan titik B′B' akan terletak di sepanjang garis lurus OCOC.
Misalkan jarak Pak Budi ke B′B' adalah OB′OB'. Maka jarak B′B' ke gedung (CC) adalah (50−OB′)(50 - OB').

Gunakan kesebangunan pantulan:
Tinggi Pak BudiOB′=Tinggi Gedung BB′C\frac{\text{Tinggi Pak Budi}}{OB'} = \frac{\text{Tinggi Gedung } B}{B'C}
1,8OB′=34,250−OB′\frac{1,8}{OB'} = \frac{34,2}{50 - OB'}

Sederhanakan dan kali silang:
34,2×OB′=1,8(50−OB′)34,2 \times OB' = 1,8(50 - OB')
34,2×OB′=90−1,8×OB′34,2 \times OB' = 90 - 1,8 \times OB'
36×OB′=9036 \times OB' = 90
OB′=9036=2,5 mOB' = \frac{90}{36} = 2,5 \text{ m}


Nomor 3

Suatu menara komunikasi ditempatkan di puncak gedung di titik BB. Misalkan MM adalah titik puncak menara tersebut dan bayangannya di genangan air adalah M′M' yang berjarak 1,5 m dari titik OO. Jika tinggi gedung adalah 34,2 m, tinggi menara komunikasi tersebut, yaitu BM=…BM = \dots m.

A. 18
B. 19
C. 21
D. 24
E. 25

Lihat Pembahasan

Jawaban: D

Titik MM berada tepat di atas BB, sehingga jalur proyeksi horisontalnya di tanah tetaplah garis OCOC yang panjangnya 50 m50 \text{ m}.

Total ketinggian titik MM dari tanah = Tinggi Gedung + Tinggi Menara (BMBM)
Tinggi M=34,2+BMM = 34,2 + BM.

Jarak pantulan M′M' dari Pak Budi (OM′OM') = 1,5 m.
Jarak pantulan M′M' ke dasar gedung (M′CM'C) = 50−1,5=48,5 m50 - 1,5 = 48,5 \text{ m}.

Gunakan kesebangunan pantulan:
Tinggi MM′C=Tinggi Pak BudiOM′\frac{\text{Tinggi } M}{M'C} = \frac{\text{Tinggi Pak Budi}}{OM'}
34,2+BM48,5=1,81,5\frac{34,2 + BM}{48,5} = \frac{1,8}{1,5}

34,2+BM48,5=1,2\frac{34,2 + BM}{48,5} = 1,2
34,2+BM=48,5×1,234,2 + BM = 48,5 \times 1,2
34,2+BM=58,234,2 + BM = 58,2
BM=58,2−34,2=24 mBM = 58,2 - 34,2 = 24 \text{ m}


Nomor 4

Di titik GG pada dinding gedung terdapat noda yang terlihat jelas oleh seorang pengawas yang berdiri di titik PP yang berjarak DP=10DP = 10 m dari gedung. Tinggi mata pengawas tersebut adalah 2 m dari lantai. Dari posisi di titik PP, pengawas melihat bayangan titik GG di genangan air di lantai pada titik HH. Namun, jika posisinya di titik HH, bayangan titik GG berubah menjadi titik QQ dengan QH=85QH = \frac{8}{5} m. Tinggi titik GG dari lantai adalah ... m.[cite: 29]

Gambar belum tersedia

A. 6
B. 6,8
C. 7
D. 8
E. 8,2

Lihat Pembahasan

Jawaban: D

Terdapat dua skenario pantulan dari soal ini. Misalkan jarak titik HH ke dinding gedung (DHDH) adalah xx dan tinggi noda GG adalah tt.

Kondisi 1: Pengawas di PP melihat bayangan di HH.
Jarak pengawas ke gedung = DP=10 mDP = 10 \text{ m}.[cite: 29]
Jarak pengawas ke titik pantul = PH=10−xPH = 10 - x.
Dengan kesebangunan: tx=210−x  ⟹  t=2x10−x\frac{t}{x} = \frac{2}{10 - x} \implies t = \frac{2x}{10 - x} ... (Persamaan 1)

Kondisi 2: Pengawas pindah ke HH melihat bayangan di QQ.
Jarak pengawas ke gedung sekarang = DH=xDH = x.
Jarak pengawas ke titik pantul QQ = QH=85 m=1,6 mQH = \frac{8}{5} \text{ m} = 1,6 \text{ m}.[cite: 29]
Jarak pantul QQ ke gedung = DQ=DH−QH=x−1,6DQ = DH - QH = x - 1,6.

Dengan kesebangunan: tx−1,6=21,6\frac{t}{x - 1,6} = \frac{2}{1,6}
tx−1,6=1,25  ⟹  t=1,25(x−1,6)\frac{t}{x - 1,6} = 1,25 \implies t = 1,25(x - 1,6) ... (Persamaan 2)

Substitusikan Persamaan 1 dan 2:
2x10−x=1,25x−2\frac{2x}{10 - x} = 1,25x - 2
2x=(10−x)(1,25x−2)2x = (10 - x)(1,25x - 2)
2x=12,5x−20−1,25x2+2x2x = 12,5x - 20 - 1,25x^2 + 2x
1,25x2−12,5x+20=01,25x^2 - 12,5x + 20 = 0

Bagi seluruh ruas dengan 1,251,25 agar lebih mudah difaktorkan:
x2−10x+16=0x^2 - 10x + 16 = 0
(x−8)(x−2)=0(x - 8)(x - 2) = 0
Diperoleh dua kemungkinan nilai xx, yaitu x=2x = 2 atau x=8x = 8.

Mari kita uji kedua nilai tersebut ke dalam Persamaan 2 untuk mencari tinggi tt:
- Jika x=2x = 2, maka t=1,25(2−1,6)=1,25(0,4)=0,5 mt = 1,25(2 - 1,6) = 1,25(0,4) = 0,5 \text{ m}. (Tidak ada di opsi)
- Jika x=8x = 8, maka t=1,25(8−1,6)=1,25(6,4)=8 mt = 1,25(8 - 1,6) = 1,25(6,4) = 8 \text{ m}.

Jadi, tinggi titik GG dari lantai adalah 8 meter.


Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika pada materi Geometri dan Kesebangunan.

Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.

TERIMA KASIH...

Advertisement

Komentar (0)

Memuat komentar...