Geometri dan Kesebangunan
Paket 06
Estimasi waktu pengerjaan: 8 menit
Teks Pendukung
Dalam sebuah aula besar, lampu utama terpasang pada langit-langit yang tingginya 6 m dari lantai. Cermin terpasang pada salah satu dinding. Dengan demikian, selain bayangan oleh sinar langsung dari lampu, tiap benda juga mempunyai bayangan oleh pantulan sinar dari cermin yang kita sebut bayangan kedua benda tersebut.
Misalkan adalah titik pada lantai tepat di bawah lampu dan adalah titik pada garis pertemuan cermin dan lantai sehingga tegak lurus garis pertemuan cermin dan lantai. Jarak dan adalah 10 m.
Seseorang berdiri di garis sehingga bayangan kepalanya oleh sinar lampu berada tepat pada titik .
Nomor 1
Jika orang tersebut berdiri 3 m dari titik , tinggi badannya adalah ... cm.
A. 165
B. 170
C. 175
D. 180
E. 185
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Kita dapat menggunakan perbandingan kesebangunan pada segitiga yang dibentuk oleh lampu, orang, dan titik jatuhnya bayangan di lantai ().
Diketahui:
Tinggi lampu dari lantai () = 6 m.
Jarak total dari proyeksi lampu di lantai () ke ujung bayangan () = 10 m.
Orang berdiri 3 m dari titik . Maka, jarak orang tersebut ke titik adalah .
Berdasarkan prinsip kesebangunan (segitiga kecil orang-bayangan sebangun dengan segitiga besar lampu-bayangan):
Ubah ke dalam satuan sentimeter:
.
Nomor 2
Jika orang tersebut berjalan sejajar dinding ke arah kanan sejauh 2 m, tinggi bayangannya di dinding atau cermin dari lantai adalah ... cm.
A. 0
B. 3
C. 4
D. 5
E. 8
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Mari kita gunakan sistem koordinat 3D sederhana untuk memudahkan bayangan ruangnya. Anggap titik adalah titik asal .
- Lampu berada di .
- Dinding cermin berada pada garis .
- Posisi awal orang (tinggi 1,8 m) adalah di garis sejauh 7 m dari , yaitu di . Ujung kepalanya di .
Orang tersebut bergerak sejajar dinding (searah sumbu-x) sejauh 2 m. Posisi baru orang tersebut adalah di dan ujung kepalanya di .
Sekarang kita cari perbandingan jarak horizontal (di lantai).
Jarak mendatar dari pusat lampu ke orang adalah .
Sinar cahaya merambat lurus dari melewati hingga menabrak dinding di .
Dengan perbandingan segitiga datar (sumbu x dan y), jarak mendatar dari lampu ke dinding (layar) searah sinar tersebut adalah:
.
Sekarang kita hitung kesebangunan vertikalnya (dimensi tinggi / sumbu-z):
Coret di kedua ruas bawah:
Karena tingginya 0 m, maka ujung bayangan kepalanya jatuh persis di sudut pertemuan lantai dan cermin (0 cm).
Nomor 3
Sebuah hiasan sebagai bagian dari dekorasi ruangan digantungkan dengan tali yang panjangnya 50 cm. Tali terpasang di titik pada garis dengan jarak m. Kemudian lampu diturunkan m. Pada posisi baru ini, bayangan hiasan berada di dinding pada ketinggian 4,5 m dari lantai. Nilai adalah ... m.
A. 0,8
B. 0,7
C. 0,6
D. 0,5
E. 0,4
Lihat Pembahasan
Jawaban: 0,25 m (Tidak ada di opsi)
Catatan: Berdasarkan perhitungan matematis murni dari angka-angka yang tertera pada teks, jawaban yang tepat adalah 0,25 m. Berikut adalah bukti perhitungannya:
Garis berada di langit-langit (ketinggian 6 m). Hiasan digantung dari titik (berjarak 2 m mendatar dari lampu ) dengan tali 50 cm (0,5 m).
Maka, posisi hiasan secara vertikal berada pada ketinggian = dari lantai.
Misalkan lampu diturunkan sejauh meter, maka tinggi lampu yang baru adalah meter.
Jarak mendatar lampu ke hiasan = 2 m.
Jarak mendatar lampu ke dinding = 10 m.
Dengan menggunakan gradien kemiringan garis lurus dari Lampu Hiasan Bayangan di dinding:
Kalikan silang:
Lampu diturunkan sejauh 0,25 m (kemungkinan ada kesalahan pengetikan angka pada opsi soal asli).
Nomor 4
Seseorang berdiri pada garis sehingga ujung bayangan kedua orang itu oleh pantulan sinar lampu dari cermin berada di titik . Jika tinggi badannya 160 cm, jarak orang tersebut dari titik adalah ... m.
A.
B.
C.
D.
E.
Lihat Pembahasan
Jawaban: A (atau C)
Istilah "bayangan kedua" merujuk pada bayangan yang terbentuk dari cahaya lampu yang memantul terlebih dahulu pada cermin, lalu mengenai orang tersebut dan jatuh ke lantai (titik ).
Dalam optik geometri, kita bisa menyelesaikan ini dengan membuat "lampu bayangan" (Lampu Virtual) di belakang cermin.
Karena lampu asli berada sejauh 10 m dari cermin, maka Lampu Virtual () seolah-olah memancar dari belakang cermin dengan jarak yang sama (10 m di belakang cermin, atau total secara mendatar dari titik ). Ketinggian tetap 6 m.
Sinar dari akan merambat lurus melewati puncak kepala orang tersebut (tinggi 1,6 m) dan menyentuh lantai tepat di titik (jarak 0 dari ).
Misalkan jarak orang tersebut dari titik adalah .
Kita gunakan kesebangunan antara segitiga besar ( ke ) dan segitiga kecil (Ujung kepala orang ke ):
Pecahan jika disederhanakan menjadi pecahan campuran adalah .
Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika pada materi Geometri dan Kesebangunan.
Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...