Geometri dan Kesebangunan
Paket 07
Estimasi waktu pengerjaan: 6 menit
Teks Pendukung
Dalam sebuah aula besar, terpasang sebuah lampu pada langit-langit dan cermin yang cukup besar pada salah satu dindingnya. Jarak lampu ke cermin 12 m. Setiap benda yang berada dalam aula memiliki dua bayangan, yaitu bayangan pertama diakibatkan oleh cahaya lampu dan bayangan kedua diakibatkan oleh pantulan cahaya lampu oleh cermin.
Misalkan adalah titik pada lantai yang berada tepat di bawah lampu dan adalah titik pada garis pertemuan cermin dan lantai sehingga tegak lurus garis tersebut.
Bagus berdiri di garis sehingga bayangan bahunya yang disebabkan oleh sinar lampu berada tepat pada titik .
Nomor 1
Jika tinggi bahu Bagus diukur dari lantai adalah 150 cm dan jarak Bagus dari titik adalah 2 m, tinggi langit-langit aula adalah ... m.
A. 7,00
B. 7,25
C. 8,25
D. 8,75
E. 9,00
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Kita dapat menggunakan perbandingan kesebangunan pada segitiga siku-siku yang terbentuk antara lampu, Bagus, dan titik jatuhnya bayangan ().
Jarak total = 12 m.
Jarak Bagus dari titik = 2 m.
Maka, jarak Bagus dari titik = .
Tinggi bahu Bagus = .
Gunakan rumus kesebangunan segitiga:
Jadi, tinggi langit-langit aula tersebut adalah 9,00 meter.
Nomor 2
Misalkan diketahui tinggi lampu adalah 8 m. Seorang anak bernama Joni berdiri di titik pada garis sehingga panjang bayangan Joni oleh sinar pantulan lampu oleh cermin adalah 4,5 m. Jika tinggi Joni adalah 150 cm, rasio
A. 3 : 5
B. 4 : 5
C. 5 : 7
D. 5 : 4
E. 5 : 3
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Sinar pantulan dari cermin dapat dianggap berasal dari Lampu Virtual () yang berada di belakang cermin datar.
Jarak lampu asli () ke cermin () adalah 12 m. Maka, posisi Lampu Virtual () berada sejauh 12 m di kanan cermin (atau 24 m dihitung dari titik ).
Misalkan titik berjarak meter dari titik . Joni (tinggi 1,5 m) berdiri di titik . Sinar pantulan dari melewati puncak kepala Joni dan membentuk bayangan di lantai sepanjang 4,5 m ke arah kiri (menuju ).
Ujung bayangan Joni berada di titik meter dari .
Jarak mendatar Lampu Virtual ke ujung bayangan tersebut adalah:
Gunakan kesebangunan segitiga antara Lampu Virtual dan Joni:
Kalikan kedua ruas dengan 4,5:
Jadi, jarak dan .
Rasio .
Nomor 3
Jika tinggi lampu 9 m dan tinggi Bagus adalah 175 cm, tinggi bayangannya pada dinding adalah ... m.
A. 0,6
B. 0,5
C. 0,4
D. 0,3
E. 0,2
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Bagus berdiri 2 m dari dinding (atau 10 m dari dasar lampu ).
Tinggi lampu = 9 m.
Tinggi kepala Bagus = .
Mari kita hitung laju penurunan sinar lampu dari puncak ke kepala Bagus:
Penurunan tinggi = dalam jarak mendatar 10 m.
Tingkat penurunan sinar per meter = .
Sinar merambat terus hingga menabrak dinding di jarak 12 m dari titik :
Total penurunan sinar di dinding = .
Tinggi bayangan kepala Bagus di dinding diukur dari lantai adalah:
.
Nomor 4
Misalkan diketahui tinggi lampu adalah 8 m. Suatu hiasan digantungkan di titik yang berjarak 10 m dari lampu. Hiasan digantungkan dengan tali. Misalkan adalah titik yang berada di lantai, tepat di bawah hiasan. Jarak dari titik adalah 8 m. Jika panjang bayangan hiasan pada dinding adalah 4 m, panjang hiasan, yaitu , adalah ... m.
A.
B.
C.
D. 3
E.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Tinggi lampu () = 8 m di titik .
Jarak horizontal titik dari = 8 m.
Jarak lampu ke titik gantung hiasan = 10 m.
Gunakan rumus Pythagoras untuk mencari kedalaman titik gantung dari puncak lampu:
.
Berdasarkan prinsip kesebangunan proyeksi bayangan dari titik ke dinding (jarak 12 m):
Panjang bayangan hiasan di dinding dihitung dari skala dikalikan panjang hiasan asli ():
.
Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika pada materi Geometri dan Kesebangunan.
Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...