Geometri dan Kesebangunan
Paket 10
Estimasi waktu pengerjaan: 8 menit
Teks Pendukung
Pada suatu ruas jalan raya yang lurus terdapat lampu penerangan jalan umum yang ditempatkan pada median jalan (separator jalan). Di pinggir jalan, terdapat dua tiang. Jarak antarkedua tiang adalah 2 m. Titik dan adalah ujung bayangan kedua tiang yang berada di sisi jalan. Jarak antara titik dan titik adalah 5 m.
Nomor 1
Jika lebar jalan 8 m dan tinggi tiang di sisi jalan 4 m, tinggi tiang lampu di median jalan adalah ... m.
A.
B.
C.
D.
E.
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Sinar dari lampu memproyeksikan tiang ke atas permukaan jalan mendatar. Jarak bayangan yang sejajar di lantai memiliki skala perbesaran () yang sama dengan perbesaran tinggi proyeksinya.
Diketahui:
Jarak antar tiang = 2 m.
Jarak antar ujung bayangan ( ke ) = 5 m.
Maka, skala perbesaran proyeksi () adalah:
Rumus skala perbesaran proyeksi dari lampu ke lantai adalah:
Masukkan nilai dan tinggi tiang = 4 m:
Nomor 2
Jika titik berada 6 m dari pinggir jalan tempat kedua tiang berada, lebar jalan raya adalah ... m.
A. 9
B. 8
C. 7
D. 6
E. 4
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Kita asumsikan skala perbesaran proyeksi tetap sama, yaitu .
Misalkan lebar jalan dari median (lampu) ke pinggir jalan (tiang) adalah (setengah dari lebar total jalan dua arah).
Berdasarkan skala , letak jatuh bayangan jika diukur dari tengah median (pusat lampu) adalah .
Jarak titik dari pinggir jalan adalah selisih antara jarak jatuhnya bayangan dengan jarak tiang itu sendiri ke median:
Diketahui jarak tersebut adalah 6 m, maka:
Karena adalah jarak dari tengah median ke pinggir jalan (setengah lebar), maka total lebar jalan raya adalah:
.
Nomor 3
Karena penerangan dianggap kurang optimal, pihak pengelola jalan raya memutuskan untuk menambahkan satu lampu yang tiangnya ditempatkan di median jalan. Lampu tambahan ini disebut lampu 2, sedangkan lampu yang terlebih dulu ada disebut lampu 1. Kedua tiang lampu yang berada di sisi jalan disebut tiang 1 dan tiang 2. Ujung bayangan tiang 2 oleh lampu 2 adalah titik . Titik , , dan berada dalam satu garis lurus.
Jika lebar jalan adalah 10 m, titik adalah 6 m dari pinggir jalan, dan jarak dari titik ke titik adalah 15 m, jarak antara lampu 1 dan lampu 2 adalah ... m.
A.
B.
C.
D.
E.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Berdasarkan jarak antar tiang (2 m) dan antar bayangan ke (5 m), skala perbesaran tetap .
Mari kita buat garis bilangan searah sumbu-x mendatar (sejajar jalan). Anggap Lampu 1 berada di titik .
Lampu 2 berada sejauh meter dari Lampu 1, sehingga posisinya di .
Misalkan Tiang 1 berada pada titik horisontal , maka Tiang 2 berada di .
Bayangan diproyeksikan oleh Lampu 1 (dari titik 0), sehingga titik ujung bayangan berada di:
Bayangan diproyeksikan oleh Lampu 2 (dari titik ), sehingga titik ujung bayangan menjauh dari :
Berdasarkan gambar, titik berada di sebelah kiri titik . Maka jarak ke adalah selisih ordinatnya:
Perhatikan bahwa variabel saling meniadakan, menyisakan:
Nomor 4
Pada salah satu sisi jalan terpasang papan rambu lalu lintas penunjuk jalan berukuran m yang dipasang menggunakan 2 tiang, yaitu tiang 1 dan tiang 2. Misalkan tinggi semua tiang lampu adalah 5 m dan tinggi kedua tiang (yaitu tiang 1 dan tiang 2) adalah 3 m. Bayangan papan rambu oleh lampu 1 adalah segi empat . Panjang bayangan tiang 1 adalah .
Jika m dan m, ... cm.
A. 70
B. 60
C. 50
D. 45
E. 40
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Tinggi tiang lampu () = 5 m. Tinggi penyangga rambu () = 3 m.
Panjang bayangan murni dari sebuah tiang tegak di lantai (mulai dari dasar tiang sampai ujung proyeksi) dirumuskan dengan:
, di mana adalah jarak datar tiang ke sumber cahaya.
Diketahui bayangan tiang 1 () = 9 m:
. (Jarak lampu 1 ke tiang 1 adalah 6 m).
Papan rambu dipasang pada bagian ujung atas tiang. Karena papan berukuran tinggi meter, maka batas BAWAH papan tersebut berada pada ketinggian meter.
Bayangan batas bawah papan jatuh pada titik , sehingga panjang garis adalah bayangan tiang setinggi meter:
Dari gambar, ujung terluar berjarak 9 m dari tiang, dan jarak bayangan papan m. Maka, posisi bayangan ujung bawah papan () adalah:
.
Substitusikan nilai ke persamaan sebelumnya:
Karena diminta dalam satuan cm, maka ukurannya adalah 50 cm.
Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika pada materi Geometri dan Kesebangunan.
Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...