Geometri dan Kesebangunan

Paket 12


Estimasi waktu pengerjaan: 6 menit

Teks Pendukung

Sinta berada di atas suatu kapal sehingga dapat melihat bayangan pantulan suar di permukaan laut. Lampu suar berada pada ketinggian 72 m di atas permukaan laut. Lantai kapal tempat Sinta berdiri berada pada ketinggian 3 m di atas permukaan laut, sementara tinggi badan Sinta adalah 180 cm.

Gambar belum tersedia

Nomor 1

Jika bayangan lampu yang ada di permukaan laut memiliki jarak 10 m dari kapal, jarak dari kapal ke lampu suar adalah ... m.

A. 170
B. 165
C. 160
D. 155
E. 150

Lihat Pembahasan

Jawaban: C

Konsep bayangan pada permukaan air membentuk dua segitiga siku-siku yang sebangun karena sudut pantul sama dengan sudut datang. Segitiga pertama dibentuk oleh Menara Suar ke titik bayangan, dan segitiga kedua oleh mata Sinta ke titik bayangan.

Diketahui:
Tinggi Menara Suar (HH) = 72 m.
Tinggi mata Sinta dari permukaan laut (hh) = Tinggi lantai + Tinggi badan = 3 m+1,8 m=4,8 m3 \text{ m} + 1,8 \text{ m} = 4,8 \text{ m}.
Jarak bayangan ke kapal (x2x_2) = 10 m.

Gunakan perbandingan kesebangunan:
Jarak Menara ke Bayangan (x1)Jarak Kapal ke Bayangan (x2)=Tinggi Menara (H)Tinggi Sinta (h)\frac{\text{Jarak Menara ke Bayangan } (x_1)}{\text{Jarak Kapal ke Bayangan } (x_2)} = \frac{\text{Tinggi Menara } (H)}{\text{Tinggi Sinta } (h)}

x110=724,8\frac{x_1}{10} = \frac{72}{4,8}
x110=15\frac{x_1}{10} = 15
x1=150 mx_1 = 150 \text{ m}.

Total jarak dari kapal ke menara suar (DD) adalah penjumlahan keduanya:
D=x1+x2=150+10=160 mD = x_1 + x_2 = 150 + 10 = 160 \text{ m}.


Nomor 2

Ketika naik ke lantai atas yang lebih tinggi 2,4 m dari lantai sebelumnya, Sinta melihat bayangan lampu suar di permukaan laut menjauh 1 m dari bayangan lampu saat berada di lantai sebelumnya. Jarak kapal dari menara suar saat ia berada di lantai semula adalah ... m.

A. 34,8
B. 35,0
C. 35,2
D. 35,4
E. 35,6

Lihat Pembahasan

Jawaban: C

Mari kita manfaatkan "Faktor Pengali Total Jarak" yang diturunkan dari kesebangunan.
Dari soal nomor 1, kita tahu rasio x1x2=Hh\frac{x_1}{x_2} = \frac{H}{h}.
Maka x1=x2⋅Hhx_1 = x_2 \cdot \frac{H}{h}.
Total Jarak (DD) = x1+x2=x2(Hh+1)x_1 + x_2 = x_2 \left( \frac{H}{h} + 1 \right).

Kondisi 1 (Lantai Semula):
h1=4,8 mh_1 = 4,8 \text{ m}.
D=x2(724,8+1)=x2(15+1)=16x2D = x_2 \left( \frac{72}{4,8} + 1 \right) = x_2 (15 + 1) = 16 x_2.
Jarak bayangan 1 ke menara (x1x_1) = 15x2=15(D16)=1516D15 x_2 = 15 \left( \frac{D}{16} \right) = \frac{15}{16}D.

Kondisi 2 (Naik Lantai):
h2=4,8+2,4=7,2 mh_2 = 4,8 + 2,4 = 7,2 \text{ m}.
D=x2′(727,2+1)=x2′(10+1)=11x2′D = x_2' \left( \frac{72}{7,2} + 1 \right) = x_2' (10 + 1) = 11 x_2'.
Jarak bayangan 2 ke menara (x1′x_1') = 10x2′=10(D11)=1011D10 x_2' = 10 \left( \frac{D}{11} \right) = \frac{10}{11}D.

Diketahui bayangan bergeser 1 meter. Jarak menara ke bayangan 1 lebih panjang dari bayangan 2, sehingga:
Δx=x1−x1′=1\Delta x = x_1 - x_1' = 1
1516D−1011D=1\frac{15}{16}D - \frac{10}{11}D = 1
165D−160D176=1\frac{165D - 160D}{176} = 1
5D176=1\frac{5D}{176} = 1
5D=176  ⟹  D=1765=35,2 m5D = 176 \implies D = \frac{176}{5} = 35,2 \text{ m}.


Nomor 3

Karena kapal bergerak, jarak bayangan lampu suar ke kapal berubah dari 16 m menjadi 20 m. Dari informasi tersebut, Sinta dapat menyimpulkan bahwa kapal bergerak menjauhi lampu suar sejauh ... m.

A. 66
B. 64
C. 56
D. 50
E. 44

Lihat Pembahasan

Jawaban: B

Kita kembali menggunakan titik acuan lantai semula (tinggi Sinta = 4,8 m4,8 \text{ m}).
Seperti yang sudah kita rumuskan pada soal sebelumnya, hubungan antara Jarak Total Kapal ke Menara (DD) dengan jarak kapal ke bayangan (x2x_2) adalah konstan (selama Sinta tidak naik lantai):
D=16⋅x2D = 16 \cdot x_2

Jarak Kapal Awal (DawalD_{\text{awal}}):
Saat jarak bayangan ke kapal 16 m:
Dawal=16×16=256 mD_{\text{awal}} = 16 \times 16 = 256 \text{ m}.

Jarak Kapal Akhir (DakhirD_{\text{akhir}}):
Saat jarak bayangan ke kapal 20 m:
Dakhir=16×20=320 mD_{\text{akhir}} = 16 \times 20 = 320 \text{ m}.

Jarak pergerakan kapal menjauhi lampu adalah selisihnya:
ΔD=320−256=64 m\Delta D = 320 - 256 = 64 \text{ m}.


Nomor 4

Kapal yang ditumpangi Sinta berada pada jarak 80 m dari kaki menara suar. Jika kapal bergerak sejauh 60 m sejajar garis pantai, jarak bayangan lampu menara suar ke kapal bertambah ... m.

A. 6,25
B. 5,00
C. 3,00
D. 2,75
E. 1,25

Lihat Pembahasan

Jawaban: E

Kita cari dulu jarak kapal dari menara sebelum dan sesudah bergerak, lalu kita konversikan ke jarak bayangan.

Kondisi Awal:
Jarak kapal ke menara (D1D_1) = 80 m.
Berdasarkan rumus konstanta D=16⋅x2D = 16 \cdot x_2, jarak bayangan ke kapal saat itu adalah:
x2(awal)=D116=8016=5,00 mx_{2(\text{awal})} = \frac{D_1}{16} = \frac{80}{16} = 5,00 \text{ m}.

Kondisi Akhir:
Kaki menara suar diasumsikan berada di pangkal pantai. Kapal bergerak sejauh 60 m sejajar garis pantai. Gerakan ini membentuk sudut siku-siku terhadap jarak awalnya.
Gunakan Teorema Pythagoras untuk mencari jarak baru kapal ke menara (D2D_2):
D2=802+602=6400+3600=10000=100 mD_2 = \sqrt{80^2 + 60^2} = \sqrt{6400 + 3600} = \sqrt{10000} = 100 \text{ m}.

Maka, jarak bayangan ke kapal yang baru adalah:
x2(akhir)=D216=10016=6,25 mx_{2(\text{akhir})} = \frac{D_2}{16} = \frac{100}{16} = 6,25 \text{ m}.

Jarak bayangan lampu menara suar ke kapal bertambah sejauh:
Pertambahan=6,25−5,00=1,25 m\text{Pertambahan} = 6,25 - 5,00 = 1,25 \text{ m}.


Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika pada materi Geometri dan Kesebangunan.

Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.

TERIMA KASIH...

Advertisement

Komentar (0)

Memuat komentar...