Geometri dan Kesebangunan
Paket 13
Estimasi waktu pengerjaan: 6 menit
Teks Pendukung
Di pinggir sebuah jalan dekat pertigaan terdapat bangunan bertingkat menghadap ke pertigaan tersebut. Sejauh 15 m dari bangunan tersebut terdapat sebuah lampu penerangan jalan umum (PJU).
Nomor 1
Misalkan tinggi tiang lampu PJU adalah 9 m. Jika panjang bayangan lampu lintas yang tingginya adalah 6 m dan bayangan tersebut tepat pada garis , jarak dari tiang lampu PJU ke pinggir jalan, yaitu panjang , adalah ... m.
A. 8
B. 9
C. 10
D. 11
E. 12
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Catatan: Terdapat sedikit kerancuan redaksional pada soal asli terkait angka "6 m". Jika merujuk pada konsistensi paket soal ini (lihat soal-soal berikutnya), tinggi standar tiang lampu lalu lintas yang digunakan adalah 3 m. Mari kita selesaikan dengan logika geometri yang paling tepat sehingga bayangannya pas menyentuh bangunan (garis ).
Diketahui:
Tinggi PJU () = 9 m.
Tinggi lampu lalu lintas () = 3 m.
Total jarak PJU ke bangunan = 15 m.
Keterangan "bayangan tersebut tepat pada garis " mengindikasikan bahwa ujung bayangan lampu lalu lintas di tanah jatuh tepat menyentuh dasar bangunan. Artinya, total jarak dari PJU () hingga ujung bayangan adalah 15 m.
Misalkan jarak PJU ke lampu lalu lintas adalah .
Maka, panjang bayangan di tanah () adalah sisa jaraknya menuju bangunan: .
Gunakan rumus kesebangunan perbesaran bayangan di tanah:
Substitusikan nilai yang ada:
Jadi, jarak dari tiang lampu PJU ke lampu lalu lintas () adalah 10 m.
Nomor 2
Di jalan tersebut, di dekat lampu PJU terdapat lampu lalu lintas yang tingginya 3 m. Jika tinggi tiang lampu PJU adalah 9 m dan panjang bayangan lampu lalu lintas oleh lampu PJU adalah 6 m, jarak antara lampu lintas dan PJU adalah ... m.
A. 11
B. 12
C. 14
D. 15
E. 16
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Soal ini dapat diselesaikan langsung dengan rumus kesebangunan proyeksi bayangan pada permukaan datar (tanah).
Diketahui:
Tinggi tiang PJU () = 9 m.
Tinggi lampu lalu lintas () = 3 m.
Panjang bayangan di tanah () = 6 m.
Rumus panjang bayangan dari titik sumber cahaya:
Masukkan nilai ke dalam rumus untuk mencari Jarak Objek ():
Jadi, jarak antara lampu lintas dan PJU adalah 12 m.
Nomor 3
Di dekat lampu lalu lintas ada papan rambu penunjuk jalan yang terpasang pada 2 tiang penyangga, satu tiang di antaranya menempel di tiang penyangga lampu lalu lintas. Jika m, perbandingan luas papan rambu penunjuk jalan dengan luas bayangannya pada bangunan bertingkat adalah ...
A. 4 : 25
B. 9 : 25
C. 2 : 5
D. 3 : 5
E. 4 : 5
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Lampu PJU bertindak sebagai titik pusat proyeksi. Bayangan benda datar (seperti papan rambu) yang diproyeksikan ke bidang sejajar (dinding bangunan) akan membesar sesuai jaraknya.
Diketahui:
Jarak sumber cahaya ke papan rambu () = 6 m.
Jarak sumber cahaya ke dinding layar (bangunan) = 15 m.
Skala perbesaran linier () atau perbesaran panjangnya adalah rasio dari kedua jarak tersebut:
Karena yang ditanyakan adalah Perbandingan Luas, maka nilainya adalah kuadrat dari skala perbesaran linier ():
Artinya, luas bayangan 25/4 kali lebih besar dari luas papan asli. Maka, perbandingan Luas Papan Rambu berbanding Luas Bayangannya adalah:
Nomor 4
Misalkan tinggi tiang lampu PJU adalah 8 m dan tinggi lampu lalu lintas adalah 3 m. Diketahui jarak antara tiang lampu dan tiang lampu lalu lintas adalah m. Jika tinggi kotak lampu lalu lintas adalah 1 m, panjang bayangannya adalah ... m
A.
B.
C.
D.
E.
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Panjang bayangan dari "kotak" lampu lalu lintas dihitung dengan mencari titik jatuh bayangan ujung atas kotak, lalu dikurangi titik jatuh bayangan ujung bawah kotak di tanah.
Berdasarkan gambar ilustrasi di soal, tinggi tiang penyangga adalah 3 m (diukur dari tanah sampai ujung atas). Karena tinggi kotak adalah 1 m dan menempel di ujung tiang, maka batas bawah kotak berada pada ketinggian 2 m.
Diketahui:
Tinggi PJU () = 8 m.
Jarak tiang dari PJU () = 10 m.
Batas ATAS kotak () = 3 m.
Batas BAWAH kotak () = 2 m.
Gunakan rumus letak jarak bayangan:
1. Jarak bayangan dari batas ATAS kotak ():
2. Jarak bayangan dari batas BAWAH kotak ():
Panjang murni bayangan kotak tersebut di tanah adalah selisih keduanya:
Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika pada materi Geometri dan Kesebangunan.
Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...