Penalaran Kuantitatif
Paket 04
Estimasi waktu pengerjaan: 20 menit
Penalaran Kuantitatif menguji kemampuan berpikir yang melibatkan kuantitas, hubungan matematika sederhana, yang melibatkan penggunaan operator aritmetika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Dalam paket soal Penalaran Umum (PU) yang merupakan salah satu mata uji di dalam rangkaian Tes Potensial Skolastik (TPS), terdapat beberapa sub tes yang salah satunya adalah Penalaran Kuantitatif. Jadi bagi kalian yang mau mengikuti UTBK – SNBT, ada baiknya mulai berlatih soal yang mengasah nalar matematis seperti soal-soal penalaran kuantitatif berikut.
Silakan kerjakan paket soal yang sudah kami siapkan di bawah untuk mengasah kemampuan berlogika kalian. Selain soal, ada pembahasannya juga ada loh. Silakan dicoba!
Nomor 1
Nadia mendapat nilai 78, 86, 80, dan 91 untuk empat mata kuliah. Berapa nilai yang harus diperoleh untuk mata kuliah yang kelima agar diperoleh rata-rata 81?
A. 70
B. 75
C. 74
D. 72
E. 71
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Untuk mendapatkan rata-rata 81 dari 5 mata kuliah, maka total nilai keseluruhan yang harus dikumpulkan adalah:
Total Nilai =
Total nilai 4 mata kuliah yang sudah diperoleh Nadia adalah:
Maka, nilai yang harus diperoleh untuk mata kuliah kelima adalah selisih dari target total dengan nilai yang sudah ada:
Jadi, nilai yang harus diperoleh Nadia adalah 70 (A).
(Catatan: Pada redaksi soal aslinya, pembuat soal salah mengetik target rata-rata menjadi 85. Target rata-rata 85 membutuhkan nilai 90 yang tidak tersedia di pilihan ganda. Soal di atas telah direvisi agar sesuai dengan kunci opsi).
Nomor 2
Toni umurnya tiga kali umur Sarah. Manakah hal yang tidak sesuai dengan sebenarnya?
A. Sekarang umur Sarah sama dengan sepertiga jumlah umur Toni.
B. Dua tahun yang lalu perbedaan umur mereka adalah sama dengan perbedaan umur mereka sekarang.
C. Bila umur Sarah 12 tahun lagi adalah 5/10 jumlah umur mereka berdua, maka umur Toni sekarang adalah 20.
D. 7 tahun lagi umur Toni akan dua kali lipat umur Sarah.
E. Semua jawaban salah.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Kita ketahui model matematikanya bahwa Toni = 3 Sarah (). Mari kita uji opsi yang tidak sesuai (salah):
Opsi A: Umur Sarah = umur Toni (). Ini Benar karena ekuivalen dengan .
Opsi B: Selisih umur selalu konstan dari tahun ke tahun. Ini Benar.
Opsi C: Bila umur Sarah 12 tahun lagi () adalah 5/10 (atau 1/2) dari total umur mereka berdua di masa itu (), persamaannya menjadi:
.
Jika saat itu , padahal di awal kita tahu , maka ini hanya terjadi jika usia mereka saat ini sama-sama 0. Hal ini berkontradiksi dengan klaim lanjutan di opsi tersebut yang menyatakan "umur Toni sekarang adalah 20". Oleh karena itu, opsi C Pasti Salah/Tidak Sesuai.
Opsi D: 7 tahun lagi umur Toni = Sarah . Jika kita substitusikan menjadi . Ini adalah probabilitas yang Mungkin Benar secara matematis.
Jadi, pernyataan yang mutlak tidak sesuai adalah C.
Nomor 3
Budi bermain kelereng dan menang 3 buah. Kemudian Budi main lagi dan kalah 6 buah. Jika awalnya Budi mempunyai kelereng 12 buah, berapa jumlah kelereng Budi sekarang?
A. 21 kelereng
B. 3 kelereng
C. 6 kelereng
D. 9 kelereng
E. 15 kelereng
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Kelereng awal Budi = 12 buah.
Menang 3 buah Kelereng bertambah =
Kalah 6 buah Kelereng berkurang =
Total kelereng Budi sekarang:
buah.
Jadi, kelereng Budi sekarang berjumlah 9 kelereng (D).
Nomor 4
Sepuluh tahun yang lalu, usia Azari adalah sepertiga dari usia sekarang. Lima belas tahun yang akan datang, perbandingan antara usia Hasan dan usia Azari adalah 3 : 5. Berapa tahunkah usia Hasan 5 tahun yang akan datang?
A. 3 tahun
B. 4 tahun
C. 5 tahun
D. 8 tahun
E. 10 tahun
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Langkah 1: Cari usia Azari sekarang ()
tahun.
Langkah 2: Cari usia Hasan sekarang ()
15 tahun yang akan datang, usia Azari adalah tahun.
Perbandingan usia mereka:
tahun (Usia Hasan saat ini).
Langkah 3: Hitung usia Hasan 5 tahun ke depan
Usia Hasan = tahun.
Jadi, usia Hasan 5 tahun yang akan datang adalah 8 tahun (D).
Nomor 5
Toko Laris membeli dari Distributor CV. Flamboyan 1 kotak kue yang berisi 30 dus dengan harga Rp9.500,- per dus. Setiap pembelian 1 kotak mendapat ekstra gratis 1 dus. Toko Laris menjual kepada langganannya Rp10.000,- per dus (tanpa memberi ekstra). Berapa keuntungan yang diperoleh Toko Laris untuk setiap kotaknya?
A. Rp23.500
B. Rp24.000
C. Rp24.500
D. Rp25.000
E. Rp25.500
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Total Modal Beli:
Toko membeli 1 kotak (isi 30 dus) dengan harga Rp9.500 per dus.
Modal = .
Total Dus yang Dimiliki:
Isi 1 kotak (30 dus) + Ekstra gratis (1 dus) = 31 dus kue.
Total Pendapatan Jual:
Toko berhasil menjual semuanya seharga Rp10.000 per dus.
Pendapatan = .
Keuntungan:
Keuntungan = Pendapatan - Modal
Keuntungan = .
Jadi, keuntungan yang diperoleh adalah Rp25.000 (D).
Nomor 6
Sebuah TV dijual dengan diskon 50%. Berapa persen harus ditambah untuk dijual kembali agar harganya menjadi harga sebelum didiskon pada penjualan pertama?
A. 25%
B. 100%
C. 50%
D. 200%
E. 40%
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Misalkan harga TV sebelum didiskon adalah Rp100.
Dijual dengan diskon 50%, maka harga jualnya menjadi setengahnya, yaitu:
.
Agar harga yang 50 ini kembali naik menjadi 100, kita harus menambah nilainya sebesar 50. Persentase penambahan ini dihitung dari nilai dasar yang baru (50):
Persentase penambahan = .
Jadi, harga harus ditambah sebesar 100% (B).
Nomor 7
Pak Sumawad menyiapkan uang sebesar Rp750.000,- untuk biaya penggalian selokan yang berukuran lebar 2 meter, panjang 5 meter dan dalamnya 4 meter. Biaya penggalian adalah sebesar Rp27.500,- per meter kubik. Maka kondisi uang Pak Sumawad adalah ?
A. Sisa Rp350.000,-
B. Sisa Rp125.000,-
C. Kurang Rp50.000,-
D. Kurang Rp350.000,-
E. Sisa Rp350.000,-
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Pertama, hitung total volume galian selokan:
Volume = Lebar Panjang Kedalaman
Volume = .
Selanjutnya, hitung total biaya penggalian:
Total Biaya = .
Kondisi keuangan Pak Sumawad:
Kondisi = Uang tersedia - Total Biaya
Kondisi = .
Jadi, uang Pak Sumawad mengalami defisit atau kurang Rp350.000,- (D).
Nomor 8
Umur Rika lebih tua dari Azhari. Sedangkan umur Rahma juga lebih tua dari Azhari, jadi:
A. 5 tahun yang lalu umur Azhari lebih besar dari umur Rika.
B. Umur Rika ditambah dengan umur Azhari lebih besar dari Umur Rahma.
C. Umur Rika ditambah umur Rahma dibagi dua lebih kecil dari umur Azhari.
D. Umur Rika dan Rahma sebaya.
E. Semua jawaban salah.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Diketahui landasan logikanya:
Rika > Azhari (R > A)
Rahma > Azhari (Rh > A)
Mari kita evaluasi seluruh opsinya:
• A salah, karena selisih umur bersifat permanen. Rika akan selalu lebih tua dari Azhari kapan pun itu, termasuk 5 tahun yang lalu.
• B salah, karena kita tidak tahu nominal umurnya secara absolut. Jika Rika = 10, Azhari = 2, dan Rahma = 20, maka (tidak lebih besar dari 20).
• C salah, karena Rika dan Rahma keduanya lebih tua dari Azhari. Maka rata-rata umur keduanya pasti lebih besar daripada umur Azhari.
• D salah, karena tidak ada informasi eksplisit yang menyatakan Rika dan Rahma seumuran (hanya disebutkan keduanya lebih tua dari Azhari).
Karena tidak ada satupun pernyataan yang pasti benar, maka semua jawaban salah (E).
Nomor 9
Sebanyak 2/3 dari peserta penataran yang sedang berlangsung terdiri dari pria. Sebanyak 1/4 peserta penataran adalah wanita belum berkeluarga. Bila ada 3 orang wanita yang sudah berkeluarga, maka berapa banyaknya peserta penataran tersebut?
A. 28 peserta
B. 30 peserta
C. 32 peserta
D. 32 peserta
E. 36 peserta
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Jika peserta adalah Pria, maka proporsi total Wanita di acara tersebut adalah bagian.
Dari total keseluruhan peserta, bagian adalah Wanita Belum Berkeluarga.
Maka, proporsi Wanita Sudah Berkeluarga adalah total proporsi wanita dikurangi proporsi wanita belum berkeluarga:
Wanita Sudah Berkeluarga = bagian dari total peserta.
Diketahui bahwa jumlah nyata Wanita Sudah Berkeluarga adalah 3 orang.
Total Peserta = orang.
Jadi, banyaknya peserta penataran tersebut adalah 36 peserta (E).
Nomor 10
Sebuah toko mempekerjakan 3 kali jumlah pekerja tahun lalu. Jumlah pekerja tahun lalu 29 orang, yang berhenti 3 orang, dan yang masuk 2 kali dari jumlah yang berhenti. Sesudah itu jumlah pegawai tidak berubah sampai sekarang. Berapakah jumlah pekerjanya sekarang?
A. 37 orang
B. 96 orang
C. 55 orang
D. 86 orang
E. 76 orang
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Mari kita hitung kronologi jumlah karyawan secara bertahap:
Langkah 1: Menghitung posisi akhir tahun lalu
Tahun lalu dimulai dengan 29 orang.
Terdapat pekerja berhenti sebanyak 3 orang.
Terdapat pekerja baru yang masuk sebanyak 2 kali lipat dari yang berhenti = orang.
Total pekerja di akhir tahun lalu = orang.
Langkah 2: Menghitung posisi sekarang
Berdasarkan kalimat pertama: "Sebuah toko mempekerjakan 3 kali jumlah pekerja tahun lalu."
Pekerja sekarang = orang = 96 orang.
Jadi, jumlah pekerjanya sekarang adalah 96 orang (B).
Nomor 11
Toko Ucok telah menjual 50 bungkus yang terdiri atas bungkus permen dan roti. Harga satu bungkus permen Rp100,00 dan satu bungkus roti Rp250,00. Jika uang yang diterima Rp9.950,00, maka jumlah roti yang terjual adalah :
A. 30 bungkus
B. 31 bungkus
C. 32 bungkus
D. 33 bungkus
E. 34 bungkus
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Misalkan:
= jumlah permen
= jumlah roti
Model matematika:
1.
2.
Substitusikan persamaan (1) ke dalam persamaan (2):
Jadi, jumlah roti yang terjual adalah 33 bungkus (D).
Nomor 12
Semua tempat duduk sebuah bis telah penuh dan ada 5 orang yang berdiri. Pada halte berikutnya ada 12 orang yang turun dan ada pula 6 orang yang naik. Berapa tempat duduk yang kosong bila semua penumpang telah duduk?
A. 1 tempat duduk
B. 2 tempat duduk
C. 3 tempat duduk
D. 4 tempat duduk
E. 5 tempat duduk
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Misalkan kapasitas total tempat duduk di dalam bus adalah .
Kondisi awal: Seluruh kursi penuh dan 5 berdiri.
Total penumpang awal =
Kondisi di halte berikutnya:
Turun 12 orang, dan naik 6 orang.
Perubahan bersih penumpang = orang.
Total penumpang sekarang = .
Artinya, jumlah penumpang saat ini persis berjumlah 1 angka di bawah kapasitas total kursi yang tersedia ().
Jadi, tempat duduk yang kosong hanya bersisa 1 tempat duduk (A).
Nomor 13
Pipa air di suatu tempat mempunyai 523 cabang saluran untuk keperluan para pelanggan sehari-hari. Dalam satu minggu pemakaian mencapai 88.910 liter air. Berapa literkah rata-rata yang dipakai oleh tiap keluarga dalam waktu 1 minggu?
A. 17 liter
B. 160 liter
C. 170 liter
D. 70 liter
E. 10 liter
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Rata-rata pemakaian air per cabang keluarga dihitung dengan membagi total volume air dengan jumlah cabang pelanggan (keluarga).
Rata-rata =
Rata-rata =
Pembagian manual: .
Jadi, rata-rata pemakaian per keluarga adalah 170 liter (C).
Nomor 14
Harga 8 buah buku tulis dan 6 buah pensil Rp14.400,00. Harga 6 buah buku tulis dan 5 buah pensil Rp11.200. Jumlah harga 5 buah buku tulis dan 8 buah pensil adalah
A. Rp13.600
B. Rp12.400
C. Rp12.500
D. Rp11.600
E. Rp10.000
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Misalkan = Buku Tulis dan = Pensil.
1.
2.
Gunakan metode eliminasi pada variabel . Kalikan persamaan (1) dengan 3, dan persamaan (2) dengan 4:
•
•
Kurangkan kedua persamaan tersebut (bawah dikurang atas):
(Harga 1 buah pensil)
Substitusikan ke persamaan 2:
(Harga 1 buah buku)
Harga untuk 5 buku tulis dan 8 pensil:
Jadi, jumlah harganya adalah Rp12.400 (B).
(Catatan: Pada redaksi soal aslinya, pembuat soal tidak sengaja menduplikat angka Rp12.400 pada opsi C. Soal di atas telah direvisi agar setiap opsi bernilai berbeda).
Nomor 15
PT. Gilland Ganesha merencanakan membuat lemari dan meja. Jumlah kedua barang itu 24 buah. Jumlah meja 3 kali dari jumlah lemari. Berapakah jumlah meja yang akan di buat?
A. 16 meja
B. 21 meja
C. 18 meja
D. 25 meja
E. 20 meja
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Misalkan:
Lemari =
Meja =
Model matematika:
1.
2.
Substitusikan persamaan 2 ke dalam persamaan 1:
(Jumlah Lemari)
Cari jumlah meja:
buah.
Jadi, jumlah meja yang akan dibuat adalah 18 meja (C).
Nomor 16
Jika , maka ?
A. 9
B. 34
C. 98
D. 54
E. 108
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Mari kita selesaikan secara matematis:
Bisa juga diselesaikan dengan cara menyederhanakan ruas (pencoretan):
Jadi, nilai adalah 9 (A).
Nomor 17
Rama dapat membaca 1.548 kata dalam waktu 18 menit. Berapa kata yang dapat diselesaikan oleh Rama dalam waktu 6 menit ?
A. 612 kata
B. 532 kata
C. 526 kata
D. 516 kata
E. 666 kata
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Gunakan prinsip perbandingan senilai:
kata.
Jadi, Rama dapat menyelesaikan 516 kata (D).
Nomor 18
Dalam satu hari ada lima shift pergantian suster di rumah sakit untuk membantu dokter. Setiap shift jumlah susternya sama. Yang manakah di bawah ini yang tidak dapat merupakan jumlah suster yang bekerja pada hari itu?
A. 30 suster
B. 52 suster
C. 40 suster
D. 35 suster
E. 45 suster
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Terdapat 5 shift harian di mana jumlah suster di setiap shiftnya adalah sama besar. Oleh karena itu, total suster yang bekerja pada hari tersebut wajib merupakan bilangan kelipatan 5 (bisa dibagi rata dengan angka 5 tanpa menyisakan koma/desimal).
Mari kita periksa pilihan jawabannya:
A. 30 (Bisa dibagi 5)
B. 52 (Tidak bisa dibagi 5)
C. 40 (Bisa dibagi 5)
D. 35 (Bisa dibagi 5)
E. 45 (Bisa dibagi 5)
Jadi, angka yang tidak dapat merupakan jumlah suster harian adalah 52 suster (B).
(Catatan: Pada redaksi soal aslinya, pembuat soal salah memberikan opsi di mana D bernilai 32 yang juga tidak bisa dibagi lima. Soal ini telah direvisi secara mandiri agar opsi D bernilai 35 dan menjadikan B sebagai satu-satunya jawaban).
Nomor 19
Jika , maka
A. 6
B. 1
C. 0
D. -6
E. -1
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Ubah persamaan aljabar tersebut untuk menyatukan variabel di satu sisi:
Karena pertanyaan yang diminta adalah nilai kebalikannya (), maka kita harus mengalikan kedua ruas dengan :
Jadi, jawabannya adalah -6 (D).
Nomor 20
Seorang pedagang membeli beberapa bungkus rokok seharga Rp60.000. Kemudian ia menjual lagi seluruh rokok tsb seharga Rp56.750, sehingga rugi per bungkusnya Rp50. Berapa bungkus yang dibeli oleh pedagang itu?
A. 65 bungkus
B. 70 bungkus
C. 75 bungkus
D. 80 bungkus
E. 85 bungkus
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Total kerugian pedagang tersebut dapat dihitung dari selisih modal dan hasil jual:
Rugi Total = Harga Beli - Harga Jual
Rugi Total =
Karena ia merugi secara konstan Rp50 untuk setiap bungkus rokok, maka jumlah bungkusnya adalah:
Jumlah bungkus = Rugi Total / Rugi per bungkus
Jumlah bungkus = bungkus.
Jadi, pedagang membeli sebanyak 65 bungkus (A).
Nah itu lah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Umum pada paket soal SNBT - UTBK tentang Penalaran Kuantitatif, semoga kalian paham dan bisa mengerjakan paket soal ini dengan baik.
Jika kalian ingin mencoba hal baru dengan mengerjakan serta mempelajari paket soal lainnya bisa kalian cek Paket Soal Lain.
Apabila ada hal yang ingin disampaikan silakan komentar di kolom komentar di bawah.
Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...