Penalaran Kuantitatif
Paket 05
Estimasi waktu pengerjaan: 25 menitKemampuan berpikir yang diuji dalam Penalaran Kuantitatif melibatkan pemahaman terhadap kuantitas dan hubungan matematika sederhana dengan menggunakan operator aritmetika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Untuk mempersiapkan diri menghadapi UTBK - SNBT, disarankan untuk memperhatikan sub tes Penalaran Kuantitatif dalam paket soal Penalaran Umum (PU) pada Tes Potensial Skolastik (TPS). Soal-soal tersebut menitikberatkan pada kemampuan berpikir logis matematis yang mencakup kuantitas serta penggunaan operator aritmetika dasar seperti penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Silakan kerjakan paket soal yang sudah kami siapkan di bawah untuk mengasah kemampuan berlogika kalian. Selain soal, ada pembahasannya juga ada loh. Silakan dicoba!
Nomor 1
Dalam pemilihan duta sekolah, nilai akhir peserta ditentukan dengan menjumlahkan nilai wawasan dan nilai sikap. Bobot nilai wawasan adalah 55% sedangkan nilai sikap adalah 45%.
Berikut ini adalah nilai lima peserta dalam pemilihan tersebut.
| Nama Peserta | Nilai Wawasan | Nilai Sikap |
|---|---|---|
| P | 60 | 90 |
| Q | 70 | 90 |
| R | 80 | 90 |
| S | 90 | 80 |
| T | 90 | 70 |
Di antara kelima peserta tersebut, siapakah yang mendapatkan nilai akhir PALING TINGGI?
A. P
B. Q
C. R
D. S
E. T
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Bobot nilai wawasan adalah 55% sedangkan nilai sikap adalah 45%. Oleh sebab itu, nilai wawasan perlu dikalikan 55% dan nilai sikap perlu dikalikan 45%. Setelah itu, jumlahkan hasil keduanya untuk mendapatkan nilai masing-masing peserta.
• Nilai P =
• Nilai Q =
• Nilai R =
• Nilai S =
• Nilai T =
Namun, jika kita mengerjakan dengan cara seperti itu akan memakan waktu yang cukup lama. Ini adalah soal penalaran kuantitatif, maka kita perlu bernalar terlebih dahulu sebelum melakukan perhitungan.
Peserta P, Q, dan R memiliki nilai sikap yang sama, berarti diantara mereka bertiga yang nilainya paling tinggi adalah yang memiliki nilai wawasan tertinggi, yaitu R.
Begitupun dengan S dan T yang sama-sama memiliki nilai wawasan 90, maka yang tertinggi adalah yang nilai sikapnya paling tinggi, yaitu S.
Setelah itu didapatkanlah data sebagai berikut:
Nilai R =
Nilai R =
Nilai R =
Nilai S =
Nilai S =
Nilai S =
Maka peserta dengan nilai PALING TINGGI adalah peserta S (D)
Nomor 2
A dan B melakukan perjalanan dari kota P menuju kota Q dengan menggunakan kendaraan yang berbeda. Berikut ini adalah informasi mengenai perjalanan kedua orang tersebut.
1. Kecepatan A lebih lambat daripada kecepatan B.
2. Waktu tempuh B adalah 120 menit, lebih cepat 30 menit daripada waktu tempuh A.
3. Rata-rata kecepatan B dari P ke Q adalah 80 km/jam.
4. Waktu tempuh B lebih cepat daripada waktu tempuh A.
Informasi manakah yang dapat digunakan untuk menentukan kecepatan A dari kota P menuju kota Q?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 4
D. 2 dan 3
E. 3 dan 4
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Untuk menentukan kecepatan kita memerlukan dua hal, yaitu nilai dari jarak dan waktu tempuh. Sudah pasti jawabannya BUKAN 1 atau 4, maka jawaban yang tersisa adalah 2 dan 3 (D).
Hah! Gitu doang?! Iya gitu aja, namanya juga penalaran kuantitatif, ya dinalar dulu aja baru dihitung. Begini hitungannya!
Untuk mendapatkan kecepatan A maka kita perlu tahu jarak tempuh A dan waktu tempuh A.
Waktu tempuh A bisa kita cari dengan menggunakan pernyataan 2, yaitu:
Waktu tempuh A = Waktu tempuh B + 30 menit (karena B lebih cepat 30 menit)
Waktu tempuh A = 120 menit + 30 menit
Waktu tempuh A = 150 menit.
Jarak tempuh A bisa kita cari dengan menggunakan pernyataan 3, yaitu:
Jarak tempuh A = Jarak tempuh B (karena kota yang dituju sama, dari P menuju Q)
Jarak tempuh A = Kecepatan B Waktu tempuh B
Jarak tempuh A = 80 km/jam 2 jam (atau 120 menit)
Jarak tempuh A = 160 km.
Maka kecepatan A adalah:
Kecepatan A = Jarak tempuh A Waktu tempuh A
Kecepatan A = 160 km 2,5 jam (atau 150 menit)
Kecepatan A = 64 km/jam
Jadi informasi yang digunakan adalah 2 dan 3 (D).
Nomor 3
Harga 4 bola dan 4 peluit adalah Rp400.000,00. Sementara itu, harga sebuah peluit dan satu botol air minum adalah Rp20.000,00.
Jika diketahui harga satu botol air minum lebih mahal daripada harga peluit, manakah pernyataan yang PALING SESUAI dengan informasi tersebut?
A. Harga peluit sama dengan harga bola.
B. Harga peluit lebih mahal daripada harga bola.
C. Harga bola lebih mahal daripada harga air minum.
D. Harga air minum lebih mahal daripada harga bola.
E. Harga air minum sama dengan harga bola.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Harga 4 bola dan 4 peluit adalah Rp400.000,00, bisa kita tulis menjadi:
Harga sebuah peluit dan satu botol air minum adalah Rp20.000,00, bisa kita tulis menjadi:
Harga satu botol air minum lebih mahal daripada harga peluit, bisa kita tulis menjadi:
Karena dan , maka kemungkinan nilai yang paling tinggi adalah 9.999 (di bawah 10.000).
Karena dan nilai maksimal kurang dari 10.000, maka kemungkinan nilai yang paling kecil adalah di atas 90.000.
Jadi kemungkinan nilainya adalah kisaran:
Jadi jawaban yang PALING SESUAI adalah C. Harga bola lebih mahal daripada harga air minum.
Mau lebih matematis sedikit? Boleh. Sudah pasti 100.000 lebih besar dari 20.000, maka:
(ruas kiri dan kanan kita kurangi P)
Harga bola lebih mahal daripada harga air minum.
Nomor 4
Tiga orang supir kendaraan umum membandingkan penghasilan mereka. Sopir A mengangkut 11 penumpang per hari dengan tarif 10.000/orang. Sopir B menerima gaji harian sebesar Rp120.000,00 dan sopir C mendapatkan gaji sebesar Rp785.000,00 per minggu.
Jika mereka bekerja 7 hari per minggu, manakah pernyataan yang PALING TEPAT?
A. Gaji sopir A paling tinggi.
B. Gaji sopir A setara haji sopir B.
C. Gaji sopir A lebih tinggi daripada sopir B.
D. Gaji sopir A lebih tinggi daripada sopir C.
E. Gaji sopir B lebih tinggi daripada sopir C.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Sopir A mengangkut 11 penumpang per hari dengan tarif Rp10.000/orang.
Sopir A = penumpang tarif 7 hari
Sopir A =
Sopir A = Rp770.000
Sopir B menerima gaji harian sebesar Rp120.000,00
Sopir B = gaji harian 7 hari
Sopir B =
Sopir B = Rp840.000
Sopir C mendapatkan gaji sebesar Rp785.000,00 per minggu.
Sopir C = gaji mingguan 1 minggu
Sopir C =
Sopir C = Rp785.000
Maka perbandingan gaji mereka bertiga selama satu minggu (7 hari) adalah:
Sopir B > Sopir C > Sopir A
Jawaban yang paling tepat adalah E. Gaji sopir B lebih tinggi daripada sopir C.
Nomor 5
Berat angkatan atlet angkat besi pada latihan kesatu sampai kedua secara berturut-turut adalah 98 dan 107 kilogram. Sedangkan pada latihan keempat dan ketujuh adalah 114, 112, 121, dan 119 kilogram.
Jika tren berat angkatan tersebut bersifat konstan, berapa kilogram angkatan pada latihan ketiga?
A. 105
B. 107
C. 109
D. 113
E. 116
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Berat angkatan atlet angkat besi pada tiap latihan adalah:
Latihan 1: 98 kg
Latihan 2: 107 kg
Latihan 3: ?
Latihan 4: 114 kg
Latihan 5: 112 kg
Latihan 6: 121 kg
Latihan 7: 119 kg
Tren berat angkatan tersebut bersifat konstan dengan pola +9, -2, +9, -2 dan seterusnya, maka untuk latihan ketiga adalah berat pada latihan kedua dikurang 2.
Latihan ketiga = Latihan kedua - 2 kg
Latihan ketiga =
Latihan ketiga = 105 kg (A)
Nomor 6
Jumlah penjualan gula pasir di sebuah toko pada lima hari terakhir adalah 14, 19, 17, 22, dan 20 kg. Sementara itu, jumlah gula merah yang terjual pada lima hari yang sama dalah 22, 25, 27, 30, dan 32 kg. Jika tren penjualan tersebut bersifat konstan, berapa kg jumlah gula pasir dan gula merah yang terjual pada hari ke-6?
A. 18 dan 34
B. 18 dan 35
C. 25 dan 35
D. 25 dan 34
E. 25 dan 36
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Penjualan gula pasir:
14, 19, 17, 22, 20
Polanya adalah ditambah lima (+5) lalu dikurang dua (-2), jadi kalau kita lanjutkan akan menjadi:
14, 19, 17, 22, 20, 25
Jumlah gula merah:
22, 25, 27, 30, 32
Polanya adalah ditambah tiga (+3) lalu ditambah dua (+2), jadi kalau kita lanjutkan akan menjadi:
22, 25, 27, 30, 32, 35
Jumlah gula pasir dan gula merah yang terjual pada hari ke-6 adalah C. 25 dan 35
Nomor 7
Jumlah produksi guci sebuah pabrik gerabah selama lima hari berturut-turut adalah sebanyak 24, 27, 22, 25, dan 20. Sementara itu, jumlah produksi pot pada hari yang sama adalah 13, 9, 11, 7, dan 9.
Jika tren dari kedua produksi bersifat konstan, berapa banyak produksi guci dan pot pada hari keenam?
A. 15 buah guci dan 5 buah pot
B. 15 buah guci dan 13 buah pot
C. 17 buah guci dan 11 buah pot
D. 23 buah guci dan 5 buah pot
E. 23 buah guci dan 13 buah pot
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Jumlah produksi guci:
24, 27, 22, 25, 20
Polanya adalah ditambah tiga (+3) lalu dikurang lima (-5), jadi kalau kita lanjutkan akan menjadi:
24, 27, 22, 25, 20, 23
Jumlah produksi pot:
13, 9, 11, 7, 9
Polanya adalah dikurang empat (-4) lalu ditambah 2 (+2), jadi kalau kita lanjutkan akan menjadi:
13, 9, 11, 7, 9, 5
Banyak produksi guci dan pot pada hari keenam adalah D. 23 buah guci dan 5 buah pot
Nomor 8
Komposisi gula dan soda kue untuk membuat permen 8 : 2. Jika untuk membuat 10 bungkus permen dibutuhkan 240 gram gula, berat soda kue yang dibutuhkan untuk membuat 30 bungkus permen adalah ….
A. 60 gram
B. 90 gram
C. 120 gram
D. 150 gram
E. 180 gram
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Untuk mengerjakan persoalan tentang perbandingan, kita butuh tabel seperti berikut:
| Gula | Soda Kue | |
|---|---|---|
| Rasio | 8 | 2 |
| Berat Asli 10 bungkus permen | 240 |
Untuk mengetahui berat soda kue yang dibutuhkan untuk membuat 30 bungkus permen, kita perlu mencari dulu berat soda kue yang dibutuhkan untuk membuat 10 bungkus permen (x) dengan cara:
Berat asli gula untuk 10 bungkus adalah 30 kali perbandingannya.
Berat asli gula = Perbandingan
Berat asli gula =
Berat asli gula = 240 gram
Maka untuk soda kue juga berlaku hal yang sama. Berat asli soda kue untuk 10 bungkus adalah 30 kali perbandingannya.
Berat asli soda kue = Perbandingan
Berat asli soda kue =
Berat asli soda kue = 60 gram
Jadi apabila 10 permen membutuhkan 60 gram soda kue.
Maka 30 permen akan membutuhkan: gram soda kue (E)
Nomor 9
Suatu hari pabrik bata membuat 840 batu bata. Ternyata jumlah tersebut 40% kurangnya dari target harian pabrik tersebut. Berapa jumlah seharusnya batu bata yang dibuat pabrik tersebut?
A. 2.000 batu bata
B. 1.400 batu bata
C. 1.176 batu bata
D. 1.120 batu bata
E. 1.000 batu bata
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
840 batu bata adalah 40% kurangnya dari target harian, jika kita tulis dengan bentuk matematis akan menjadi:
Dengan kata lain 840 batu bata adalah dari target harian.
Jadi, jumlah seharusnya batu bata yang dibuat pabrik tersebut adalah:
Jumlah seharusnya =
Jumlah seharusnya =
Jadi jawabannya adalah B. 1.400 batu bata
Nomor 10
Batu bata yang berhasil dicetak pabrik A adalah 400 buah. Jika jumlah tersebut lebih rendah 20% daripada target yang ditetapkan oleh pemilik pabrik, berapa batu bata yang harus dicapai?
A. 420
B. 440
C. 460
D. 480
E. 500
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
400 batu bata adalah 20% lebih rendah dari target yang ditetapkan oleh pemilik pabrik, jika kita tulis dengan bentuk matematis akan menjadi:
Dengan kata lain 400 batu bata adalah dari target yang ditetapkan oleh pemilik pabrik.
Jadi, jumlah seharusnya batu bata yang harus dicapai oleh pabrik tersebut adalah:
Jumlah seharusnya =
Jumlah seharusnya =
Jadi jawabannya adalah E. 500
Nomor 11
Nilai yang mendekati adalah...
A. 0,70
B. 0,62
C. 0,58
D. 0,56
E. 0,52
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Hasil =
Hasil =
Hasil = 0,67
Nilai yang paling mendekati adalah yang selisih mutlaknya paling kecil.
• Selisih A =
• Selisih B =
• Selisih C =
• Selisih D =
• Selisih E =
Jadi jawabannya adalah A. 0,70 dengan selisih 0,03.
Nomor 12
A berhasil menjual 60 botol minuman. Jika penjualan tersebut 2/3 kali lebih rendah daripada target yang harus dijualnya. Berapa botol minuman yang seharusnya dijual?
A. 40
B. 80
C. 90
D. 120
E. 180
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
60 botol minuman adalah 2/3 lebih rendah dari target yang harus dijualnya, jika kita tulis dengan bentuk matematis akan menjadi:
Dengan kata lain 60 botol minuman adalah dari target yang harus dijualnya.
Jadi, jumlah seharusnya botol minuman yang harus dijualnya adalah:
Jumlah seharusnya =
Jumlah seharusnya =
Jumlah seharusnya = 180
Jadi jawabannya adalah E. 180
Nomor 13
Komposisi kandungan perunggu adalah bagian alumunium, bagian tembaga, dan bagian timah. Jika pada pembuatan perunggu digunakan 1,2 kg alumunium, berapa gram timah yang dibutuhkan untuk memenuhi komposisi tersebut?
A. 10
B. 27
C. 72
D. 720
E. 730
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
• bagian alumunium ada di dalam perunggu
Alumunium =
Alumunium / Perunggu =
Alumunium : Perunggu = 1 : 4
• bagian tembaga ada di dalam perunggu
Tembaga =
Tembaga / Perunggu =
Tembaga : Perunggu = 3 : 5
• bagian timah ada didalam perunggu
Timah =
Timah / Perunggu =
Timah : Perunggu = 3 : 20
Dari informasi ini bisa kita buat tabel perbandingan, yaitu:
| Perunggu | Alumunium | Tembaga | Timah | |
|---|---|---|---|---|
| Rasio 1 | 4 | 1 | ||
| Rasio 2 | 5 | 3 | ||
| Rasio 3 | 20 | 3 | ||
| Rasio Total | 20 | 5 | 12 | 3 |
Tabel di atas bisa dilengkapi dengan mencari KPK dari Perunggu dan setelah itu disamakan perbandingannya. KPK-nya adalah 20, maka masing-masing Rasionya perlu dikalikan supaya Perunggunya 20.
Setelah Rasio totalnya sudah ada, sekarang kita buat tabel perbandingan dengan menyertakan berat aslinya (1,2 kg = 1200 gram), yaitu:
| Perunggu | Alumunium | Tembaga | Timah | |
|---|---|---|---|---|
| Rasio Total | 20 | 5 | 12 | 3 |
| Berat Asli | 1200 gram |
5 untuk menjadi 1200 perlu dikali 240, maka:
3 untuk menjadi perlu dikali 240 juga.
gram (D)
Nomor 14
Manakah di antara bilangan berikut ini yang nilainya paling mendekati hasil pengurangan ?
A. 66%
B. 85%
C. 99%
D. 106%
E. 118%
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
0,85 setara dengan atau bisa disebut juga sebagai .
Jadi jawabannya adalah B. 85%
Nomor 15
Hari ini, Mima sudah berjalan sebanyak 5.000 langkah. Dengan jumlah tersebut, ia sudah memenuhi 80% dari target jumlah langkah hariannya. Berapa target jumlah langkah harian Mima yang sebenarnya?
A. 5.650 langkah.
B. 5.800 langkah.
C. 6.000 langkah.
D. 6.250 langkah.
E. 6.400 langkah.
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
5000 langkah adalah 80% dari target, jika kita tulis dalam bentuk matematis menjadi:
Jadi target jumlah langkah harian Mima yang sebenarnya adalah D. 6.250 langkah.
Nomor 16
Perhatikan beberapa informasi terkait usia tiga sekawan berikut.
1. Rata-rata usia Mamat dan Joni adalah 19 tahun.
2. Joni lebih tua 4 tahun daripada Eko.
3. Eko lebih muda 6 tahun daripada Mamat.
4. Jumlah usia Joni dan Eko adalah 32 tahun.
Informasi manakah yang dapat dipakai bersamaan untuk mengetahui jumlah usia Mamat dan Eko?
A. 1 dan 2
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Pernyataan 1
Rata-rata usia Mamat dan Joni adalah 19 tahun.
Pernyataan 2
Joni lebih tua 4 tahun daripada Eko.
Pernyataan 3
Eko lebih muda 6 tahun daripada Mamat.
Pernyataan 4
Jumlah usia Joni dan Eko adalah 32 tahun.
Jumlah usia Mamat dan Eko atau dapat kita ketahui dengan memanfaatkan pernyataan 1 dan 2 karena pada pernyataan tersebut memuat informasi ketiganya. Ayo kita buktikan!
• Pernyataan 1
• Pernyataan 2
Apabila kita subtitusikan penyataan 2 kedalam pernyataan 1 maka:
Terbukti bahwa pernyataan 1 dan 2 (A) adalah jawabannya.
Nomor 17
Atuy membeli 6 lato-lato dan 3 yoyo seharga Rp105.000,00. Sementara itu, Jamal membeli 2 yoyo dan 4 gundu di toko yang sama seharga Rp102.000,00. Jika diketahui harga satu yoyo lebih murah daripada harga satu gundu, manakah pernyataan yang PALING SESUAI dengan informasi tersebut?
A. Harga yoyo sama dengan harga lato-lato.
B. Harga yoyo lebih mahal daripada harga lato-lato.
C. Harga lato-lato lebih mahal daripada harga gundu.
D. Harga gundu lebih mahal daripada harga lato-lato.
E. Harga gundu sama dengan harga lato-lato.
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Atuy membeli 6 lato-lato dan 3 yoyo seharga Rp105.000,00, bisa kita tulis menjadi:
Jamal membeli 2 yoyo dan 4 gundu di toko yang sama seharga Rp102.000,00, bisa kita tulis menjadi:
Jika diketahui harga satu yoyo lebih murah daripada harga satu gundu.
Mari kita bandingkan 35.000 dengan 51.000, sudah jelas lebih besar 51.000, maka:
(ruas kiri dan kanan kita kurangi Y)
Maka kita bisa tahu kalau harga gundu lebih mahal dari yoyo ataupun lato-lato. Jadi pernyataan yang PALING SESUAI dengan informasi tersebut adalah D. Harga gundu lebih mahal daripada harga lato-lato.
Nomor 18
Somi sedang menjalani program diet. Porsi dan komposisi makannya diatur supaya konsisten setiap kali makan. Dalam satu kali makan, komposisi protein dan karbohidrat harus ia konsumsi adalah 6:2. Jika untuk 3 kali makan totalnya Somi membutuhkan sebanyak 180 gram protein, berapa total karbohidrat yang ia butuhkan untuk 5 kali makan?
A. 20 gram
B. 60 gram.
C. 100 gram.
D. 120 gram
E. 160 gram
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Komposisi protein dan karbohidrat harus ia konsumsi adalah 6:2.
Protein : Karbohidrat = 6 : 2
Untuk mengerjakan soal perbandingan kita perlu membuat tabel perbandingan seperti berikut:
| Protein | Karbohidrat | |
|---|---|---|
| Rasio | 6 | 2 |
| Berat Asli 3 kali makan | 180 |
Dari tabel kita bisa ketahui bahwa:
6 perlu dikali 30 untuk menjadi 180, maka
2 perlu dikali 30 juga untuk menjadi
(Berat asli Karbohidrat untuk 3 kali makan)
Setelah itu kita buat lagi tabel perbandingan antara berat asli Karbohidrat dengan frekuensi makannya, yaitu:
| 3 | 5 | |
|---|---|---|
| Banyak Makan | 3 | 5 |
| Berat Asli | 60 |
3 perlu dikali 20 untuk menjadi 60, maka
5 juga perlu dikali 20 untuk menjadi
Jadi total karbohidrat yang ia butuhkan untuk 5 kali makan adalah C. 100 gram
Nomor 19
Dalam rangka mengejar ketertinggalan dalam menghadapi UTBK, Jennie bertekad untuk mengerjakan latihan soal dengan lebih rajin. Jumlah soal yang ia kerjakan selama lima hari berturut-turut adalah sebanyak 61, 68, 72, 79, dan 83. Ia juga meningkatkan durasi belajar, pada hari yang sama berturut-turut selama 48, 57, 69, 78, dan 90 menit. Jika progresnya bersifat konstan, berapa banyak soal dan durasi belajar pada hari keenam?
A. 85 soal dan 89 menit.
B. 85 soal dan 90 menit.
C. 87 soal dan 84 menit.
D. 90 soal dan 89 menit.
E. 90 soal dan 99 menit.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Jumlah soal:
61, 68, 72, 79, 83
Polanya adalah ditambah tujuh (+7) lalu ditambah empat (+4), jadi kalau kita lanjutkan akan menjadi:
61, 68, 72, 79, 83, 90
Durasi belajar:
48, 57, 69, 78, 90
Polanya adalah ditambah sembilan (+9) lalu ditambah dua belas (+12), jadi kalau kita lanjutkan akan menjadi:
48, 57, 69, 78, 90, 99
Banyak soal dan durasi belajar pada hari keenam adalah E. 90 soal dan 99 menit.
Nomor 20
Suatu lahan parkir dipenuhi oleh 80 kendaraan yang terdiri dari motor, mobil, dan sepeda. Petugas parkir menghitung semua roda pada motor dan mobil, totalnya ada 200 roda.
Berdasarkan informasi yang diberikan manakah pernyataan yang PALING SESUAI dengan informasi tersebut?
A. Banyak motor sama dengan banyak sepeda.
B. Banyak motor sama dengan banyak mobil.
C. Ada lebih banyak motor daripada sepeda.
D. Ada lebih banyak mobil daripada sepeda
E. Ada lebih banyak sepeda daripada mobil
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Suatu lahan parkir dipenuhi oleh 80 kendaraan yang terdiri dari motor, mobil, dan sepeda.
Petugas parkir menghitung semua roda pada motor dan mobil, totalnya ada 200 roda.
(dibagi 2)
Sudah pasti 100 lebih besar dari 80, maka
(ruas kiri dan kanan sama-sama dikurang A)
Terlihat bahwa lebih banyak dari penjumlahan antara dan , yang secara matematis menjamin bahwa . Berarti ada lebih banyak mobil daripada sepeda (D).
Nah itu lah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Umum pada paket soal SNBT - UTBK tentang Penalaran Kuantitatif, semoga kalian paham dan bisa mengerjakan paket soal ini dengan baik.
Jika kalian ingin mencoba hal baru dengan mengerjakan serta mempelajari paket soal lainnya bisa kalian cek Paket Soal Lain.
Apabila ada hal yang ingin disampaikan silakan komentar di kolom komentar di bawah.
Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...