Penalaran Logis
Paket 06
Estimasi waktu pengerjaan: 17 menitPenalaran logis adalah sebuah teknik berpikir yang digunakan untuk menyelesaikan masalah dengan menarik kesimpulan secara logis. Proses ini melibatkan kemampuan untuk berpikir secara sistematis dan memberikan argumen yang tepat sehingga dapat menghasilkan kesimpulan yang baik, baik secara deduktif maupun induktif.
Untuk Tes Potensial Skolastik (TPS), terdapat sub tes yang disebut Penalaran Logis yang termasuk dalam paket soal Penalaran Umum (PU). Jadi, bagi yang berencana mengikuti UTBK-SNBT, disarankan untuk berlatih soal penalaran logis agar dapat mengasah kemampuan logika.
Silakan kerjakan paket soal yang sudah kami siapkan di bawah untuk mengasah kemampuan berlogika kalian. Selain soal, ada pembahasannya juga ada loh. Silakan dicoba!
Nomor 1
Semua guru adalah pegawai negeri; Sebagian guru adalah penulis. Manakah yang tak cocok dengan pernyataan di atas?
A. Sebagian penulis adalah pegawai negeri
B. Sebagian pegawai negeri adalah guru.
C. Sebagian penulis adalah guru.
D. Semua penulis adalah pegawai negeri.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Mari kita analisis silogismenya:
• Premis 1: Semua guru adalah pegawai negeri.
• Premis 2: Sebagian guru adalah penulis.
Kesimpulan yang valid: Sebagian guru yang menjadi penulis otomatis adalah pegawai negeri. Dengan kata lain, "Sebagian penulis adalah pegawai negeri".
Oleh karena itu, pilihan A, B, dan C adalah pernyataan yang cocok/selaras dengan premis. Pernyataan yang TIDAK COCOK (atau belum tentu benar) adalah Semua penulis adalah pegawai negeri (D), karena bisa saja ada penulis lain di luar sana yang bukan berprofesi sebagai guru maupun pegawai negeri.
Nomor 2
Semua candi bergapura dan menjulang. Anda berada di tempat yang tidak berkubah dan tidak menjulang. Maka…
A. Anda berada di candi berkubah.
B. Anda berada di candi menjulang.
C. Anda berada di bukan candi.
D. Anda berada Di candi tidak berkubah.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Menggunakan kaidah Modus Tollens ():
• Premis 1: Candi () Bergapura dan Menjulang ().
• Fakta: Anda berada di tempat yang tidak berkubah dan tidak menjulang ().
Karena syarat tempat disebut candi adalah harus menjulang, sedangkan tempat Anda saat ini tidak menjulang, maka kesimpulan yang mutlak adalah Anda berada di bukan candi (C).
Nomor 3
Semua insinyur sipil pandai matematika. Sarwono bukan insinyur sipil. Jadi...
A. Sarwono tidak pandai dalam matematika
B. Sarwono adalah sarjana sastra
C. Tidak ada kesimpulan yang benar
D. Sarwono pandai dalam matematika
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Ini adalah jebakan Fallacy of Denying the Antecedent (Menolak Anteseden):
• Aturan: Insinyur Sipil Pandai Matematika.
• Kondisi: Sarwono Insinyur Sipil.
Seseorang yang bukan insinyur sipil tidak menutup kemungkinan tetap pandai matematika karena alasan atau profesi lain (misal: guru matematika, akuntan, dsb). Oleh karena itu, kondisi Sarwono pandai atau tidak pandai matematika tidak dapat dipastikan.
Jadi, tidak ada kesimpulan yang valid (E).
Nomor 4
Semua yang bulat adalah biji. Sebagian biji rasanya pahit. Maka…
A. Semua yang bulat rasanya tidak pahit
B. Semua yang rasanya tidak pahit adalah biji
C. Semua biji adalah bulat
D. Semua yang bulat rasanya tidak pahit
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Mari kita petakan himpunannya:
• Semua yang bulat masuk dalam kategori biji.
• Hanya sebagian biji yang rasanya pahit.
Kita tidak diberikan petunjuk spesifik apakah area biji yang pahit tersebut beririsan dengan objek yang bulat atau tidak. Karena semua pilihan (A, B, C, D) memaksakan klaim mutlak ("Semua..."), maka tidak ada pernyataan yang valid secara hukum silogisme.
Jadi jawabannya adalah Tidak ada kesimpulan (E).
Nomor 5
Semua dosen adalah sarjana. Sementara dosen adalah adalah ahli bahasa. Jadi :
A. Sementara ahli bahasa adalah sarjana
B. Sementara sarjana adalah dosen
C. Sementara ahli bahasa adalah dosen
D. Semua ahli bahasa adalah sarjana
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Catatan: Kata "Sementara" dalam silogisme logika setara dengan "Sebagian" atau "Beberapa".
• Premis 1: Semua dosen adalah sarjana.
• Premis 2: Sementara dosen adalah ahli bahasa.
Karena sebagian dosen tersebut adalah ahli bahasa, maka kelompok ahli bahasa yang menjadi dosen ini otomatis berstatus sebagai sarjana (mengikuti premis 1).
Kesimpulannya: Sementara ahli bahasa adalah sarjana (A).
Nomor 6
Setiap siswa peserta kesenian adalah peserta bela diri atau renang. Tidak ada siswa peserta bela diri atau renang yang bukan peserta melukis. Inda bukan peserta melukis. Maka …
A. Inda adalah bukan peserta beladiri maupun kesenian.
B. Inda adalah peserta melukis dan bukan peserta kesenian.
C. Inda adalah bukan peserta Kesenian tetapi peserta renang.
D. Inda adalah peserta renang dan bukan peserta melukis.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Mari kita sederhanakan kalimat premisnya:
1. Kesenian Bela Diri atau Renang.
2. Tidak ada yang (Bela Diri/Renang) bukan melukis Artinya: Semua yang ikut (Bela Diri/Renang) pasti ikut Melukis.
Melalui metode silogisme berantai, dapat disimpulkan: Kesenian Melukis.
Bentuk Kontraposisinya: Bukan Melukis Bukan Kesenian.
Fakta: Inda bukan peserta melukis. Maka Inda sudah pasti **bukan peserta kesenian**. Dan karena ia tidak ikut melukis, ia juga otomatis tidak mengikuti Bela Diri maupun Renang. Jadi opsi yang paling lengkap dan tepat adalah Inda adalah bukan peserta beladiri maupun kesenian (A).
Nomor 7
Semua menu makanan restoran B diolah dari bahan organik. Sebagian menu makanan diolah tanpa menggunakan minyak (tidak digoreng). Maka...
A. Semua menu yang diolah dengan digoreng bukan menu restoran B.
B. Semua menu restoran B diolah tanpa digoreng dengan minyak.
C. Sebagian menu restoran B dengan bahan organik diolah dengan digoreng.
D. Semua menu diolah dengan cara digoreng menggunakan bahan organik.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Mari kita cermati subjek premis kedua: "Sebagian menu makanan diolah tanpa menggunakan minyak". Premis ini membicarakan menu makanan *secara umum*, tidak dispesifikkan apakah menu tersebut milik restoran B atau bukan.
Karena tidak ada kata penghubung (term penengah) yang mengikat antara populasi menu Restoran B dengan menu tanpa minyak pada premis kedua, kita tidak bisa mengambil konklusi mutlak mengenai hubungan operasional keduanya.
Jadi, tidak ada kesimpulan yang sah (E).
Nomor 8
Semua siswa mengikuti senam pagi. Beberapa siswa memakai sepatu putih. Maka…
A. Ada siswa yang tidak mengikuti pagi.
B. Semua siswa memakai sepatu putih.
C. Beberapa siswa peserta senam pagi bersepatu putih.
D. Ada siswa bersepatu putih tidak mengikuti senam pagi.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
• Premis 1: Semua siswa mengikuti senam pagi.
• Premis 2: Beberapa (sebagian) siswa memakai sepatu putih.
Siswa yang memakai sepatu putih tersebut adalah bagian dari "semua siswa", yang berarti mereka mutlak ikut mengikuti senam pagi. Mengikuti hukum premis partikular, kesimpulan harus menggunakan kata "Beberapa/Ada/Sebagian".
Kesimpulan: Beberapa siswa peserta senam pagi bersepatu putih (C).
Nomor 9
Semua siswa SMA X pandai. Sebagian besar siswa SMA X berasal dari keluarga kaya. Jadi :
A. Semua siswa yang pandai adalah siswa SMA X.
B. Sebagian besar siswa SMA X kaya dan pandai.
C. Sebagian besar siswa yang kaya dan pandai adalah siswa SMA X.
D. Sebagian siswa SMA X kaya dan kurang pandai.
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Karena semua siswa SMA X berstatus pandai, maka kelompok "sebagian besar siswa SMA X yang kaya" tersebut secara otomatis juga menyandang predikat pandai.
Maka kesimpulan yang paling akurat: Sebagian besar siswa SMA X kaya dan pandai (B).
Nomor 10
Jika tidak benar dikatakan "bahwa semua orang tentu berbahagia", maka...
A. Semua orang akan tidak bahagia.
B. Tidak semua orang mengerti bahagia.
C. Sebagian orang akan berbahagia.
D. Tak semua orang tidak mengerti bahagia.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Kalimat "Tidak benar bahwa semua orang tentu berbahagia" merupakan bentuk Negasi/Ingkaran dari pernyataan kuantor universal ().
Secara hukum logika, negasi dari "Semua P" adalah "Beberapa/Sebagian tidak P" (). Maka ingkarannya yang sah adalah: "Sebagian orang tidak berbahagia".
Karena kalimat kesimpulan yang paling tepat tersebut tidak ada pada pilihan A, B, C, maupun D, maka kita memilih opsi Tidak ada kesimpulan (E).
Nomor 11
Semua polisi berbadan tegap. Sebagian polisi adalah polisi lalu lintas. Jadi :
A. Polisi lalu lintas pasti berbadan tegap.
B. Ada polisi yang tidak berbadan tegap.
C. Semua polisi pasti polisi lalu lintas.
D. Sebagian polisi lalu lintas berbadan tegap.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: A
Polisi lalu lintas adalah sub-bagian dari Polisi. Karena premis pertama menegaskan secara mutlak bahwa Semua polisi tanpa terkecuali berbadan tegap, maka kelompok polisi lalu lintas pasti berbadan tegap.
Maka jawabannya adalah Polisi lalu lintas pasti berbadan tegap (A).
Nomor 12
Semua bayi minum ASI. Sebagian bayi diberi makanan tambahan. Jadi :
A. Semua bayi minum ASI dan diberi makanan tambahan.
B. Bayi yang minum ASI biasanya diberi makanan tambahan.
C. Sebagian bayi minum ASI and diberi makanan tambahan.
D. Bayi yang diberi makanan tambahan harus minum ASI.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Karena Semua bayi meminum ASI, maka kelompok "sebagian bayi yang diberi makanan tambahan" itu juga pasti meminum ASI.
Menggabungkan kedua kondisi ini melahirkan kesimpulan partikular: Sebagian bayi minum ASI dan diberi makanan tambahan (C).
Nomor 13
Kebanyakan radio yang dijual di toko Aneka adalah radio transistor. Kebanyakan petani membeli radio transistor. Hari kamis yang lalu Sukarjo membeli radio di toko Aneka. Sukarjo adalah anak seorang petani. Toko Aneka Adalah langganan para petani. Jadi...
A. Sukarjo membeli radio transistor di toko Aneka
B. Sukarjo adalah langganan toko Aneka
C. Sukarjo pernah membeli batu baterai di toko Aneka
D. Tak ada yang benar.
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
Perhatikan kata "Kebanyakan" pada premis. Dalam hukum logika deduktif, "kebanyakan" berarti bernilai kemungkinan (probabilitas), bukan kepastian universal (100%).
Kita tidak bisa memastikan jenis barang spesifik apa yang dibeli Sukarjo hanya berdasarkan tren mayoritas toko. Sukarjo bisa saja membeli radio jenis non-transistor. Karena tidak ada konklusi yang bernilai kebenaran mutlak, maka Tak ada yang benar (D).
Nomor 14
Semua Harimau adalah pemakan daging. Sebagian binatang adalah Harimau. Jadi:
A. Semua pemakan daging adalah Harimau.
B. Sebagian Harimau adalah pemakan daging.
C. Sebagian binatang pemakan daging.
D. A, B, C bukan jawaban yang benar.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
• Premis 1: Semua Harimau Pemakan daging.
• Premis 2: Sebagian binatang Harimau.
Dengan menyilangkan kedua premis, sebagian binatang yang merupakan harimau tersebut pasti memakan daging. Maka kesimpulan partikular yang sah adalah Sebbagian binatang pemakan daging (C).
Nomor 15
Sudah lebih dari satu bulan Pak Dimin tidak keluar dari kampungnya. Banyak orang dari kampung itu menjahitkan pakaian padanya. Beberapa hari yang lalu ia terkena influenza sejak minggu yang lalu hingga sekarang. Jadi :
A. Tidak ada orang di luar kampung yang menjahitkan pakaian pada Pak Dimin.
B. Pak Dimin terserang penyakit influenza.
C. Pak Dimin mendapat bibit penyakit menular di kampungnya.
D. Dikampungnya Pak Dimin hanya terjangkit penyakit menular.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Pak Dimin dikonfirmasi tidak pernah keluar dari wilayah kampungnya selama lebih dari sebulan harian. Karena influenza merupakan penyakit menular/virl, dan Pak Dimin tiba-tiba terjangkit di dalam masa isolasi kampung tersebut, maka satu-satunya tempat ia terpapar bibit penyakit adalah di lingkungan internal kampungnya.
Maka, Pak Dimin mendapat bibit penyakit menular di kampungnya (C).
Nomor 16
Semua pejabat tidak miskin. Semua mahasiswa tidak dapat dibohongi. Maka ....
A. Pejabat tidak dapat dibohongi.
B. Mahasiswa tidak miskin.
C. Pejabat dan mahasiswa tidak miskin dan tidak dapat di bohongi.
D. Tidak dapat ditarik kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: D
• Premis 1: Pejabat Tidak Miskin.
• Premis 2: Mahasiswa Tidak dapat dibohongi.
Kedua kalimat di atas tidak memiliki variabel penghubung (term tengah / *middle term*) yang mengaitkan kelompok Pejabat dan kelompok Mahasiswa. Dua pernyataan tersebut berdiri sendiri secara independen, sehingga Tidak dapat ditarik kesimpulan (D).
Nomor 17
Semua aliran sungai menuju ke laut. Sebagian sungai memiliki aliran deras. Jadi :
A. Beberapa sungai yang memiliki aliran deras tidak menuju ke laut
B. Sebagian aliran sungai yang tidak menuju ke laut beraliran deras.
C. Sebagian sungai yang memiliki aliran deras menuju ke laut.
D. Semua aliran sungai yang deras akan menuju ke laut.
E. Tidak dapat ditarik kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: C
Karena Semua aliran sungai tanpa terkecuali bermuara menuju ke laut, maka kelompok "sebagian sungai yang beraliran deras" itu pun mutlak akan menuju ke laut. Mengikuti hukum premis partikular, kesimpulan yang valid adalah Sebagian sungai yang memiliki aliran deras menuju ke laut (C).
Nomor 18
Semua ikan yang ibu beli di pasar kemarin adalah ikan laut. Semua ikan yang dijual di toko bintang kemarin adalah ikan laut. Sebagian ikan laut yang ibu beli di pasar kemarin berasal dari toko Bintang. Jadi :
A. Semua ikan yang pernah dijual di toko Bintang hanya ikan laut.
B. Mungkin kemarin Ibu mau membeli ikan tawar dari toko Bintang.
C. Kemarin Ibu hanya membeli ikan laut dari toko Bintang.
D. Tidak mungkin toko Bintang menjual ikan tawar minggu yang lalu.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Mari mengevaluasi opsi yang ada:
• Opsi A & D salah, karena membuat klaim generalisasi waktu ("pernah", "minggu lalu") padahal premis hanya membatasi data kejadian pada hari "kemarin".
• Opsi C salah, karena teks menyatakan "sebagian" ikan laut yang dibeli berasal dari Toko Bintang, artinya ibu juga membeli ikan dari tempat/toko lain.
Karena tidak ada pernyataan pilihan yang sesuai dengan implikasi logika premis harian tersebut, jawabannya adalah Tidak ada kesimpulan (E).
Nomor 19
Lampu neon 20 watt lebih terang dari lampu bolam 20 watt. Lampu neon 20 watt buatan luar negeri lebih mahal dari lampu neon 20 watt buatan dalam negeri. Lampu yang lebih terang atau lebih tahan lama harganya lebih mahal. Jadi :
A. Lampu neon buatan dalam negeri lebih murah dari lampu bolam buatan luar negeri.
B. Lampu neon 20 watt lebih mahal dari lampu bolam 20 watt.
C. Bola lampu 20 watt buatan luar negeri lebih mahal dari lampu bolam 20 watt buatan dalam negeri.
D. Lampu neon 20 lebih mahal dari lampu bolam 1000 watt.
E. Tidak ada kesimpulan.
Lihat Pembahasan
Jawaban: B
Hubungan kausalitas linier:
1. Fakta: Lampu neon 20W lebih terang dari lampu bolam 20W.
2. Aturan: Kondisi "Lebih terang" Harga lebih mahal.
Berdasarkan penyusunan silogisme konjungtif tersebut, ditarik kesimpulan mutlak bahwa Lampu neon 20 watt lebih mahal dari lampu bolam 20 watt (B).
Nomor 20
Tidak semua sarjana sastra menguasai bahasa Prancis. Tidak semua sarjana sastra Prancis lancar berbicara bahasa Prancis. Semua sarjana jurusan Indonesia lancar berbicara bahasa Indonesia. Sunaryati adalah sarjana jurusan Jerman. Jadi :
A. Sunaryati lancar berbicara bahasa Jerman.
B. Sunaryati mungkin tidak lancar berbicara bahasa Perancis.
C. Sunaryati tidak mungkin lancar berbicara bahasa Jerman.
D. Sunaryati mungkin lancar berbicara bahasa Jerman.
E. Tidak ada yang benar dari pilihan di atas.
Lihat Pembahasan
Jawaban: E
Subjek utama yang ditanyakan adalah Sunaryati (Sarjana Sastra Jerman). Jika kita baca seluruh premis yang tersedia, aturan kelancaran bahasa hanya dijabarkan untuk Sastra Prancis dan Sastra Indonesia. Tidak ada satu pun parameter atau indikator hukum bagi lulusan Sastra Jerman.
Kita tidak boleh menggunakan asumsi umum di luar batasan premis soal TPS. Karena tidak ada data penghubung, status kemampuan bahasa Sunaryati secara mutlak tidak dapat disimpulkan. Maka jawabannya adalah Tidak ada yang benar dari pilihan di atas (E).
Nah itu lah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Umum pada paket soal SNBT - UTBK tentang Penalaran Logis, semoga kalian paham dan bisa mengerjakan paket soal ini dengan baik.
Jika kalian ingin mencoba hal baru dengan mengerjakan serta mempelajari paket soal lainnya bisa kalian cek Paket Soal Lain.
Apabila ada hal yang ingin disampaikan silakan komentar di kolom komentar di bawah.
Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.
TERIMA KASIH...
Komentar (0)
Memuat komentar...