Statistika dan Aritmetika Sosial

Paket 08


Estimasi waktu pengerjaan: 6 menit

Teks Pendukung

Penyalur bahan pertanian tiap hari menerima pasokan pupuk urea dari pabrik dan kemudian menjualnya kembali pada para pengecer. Data pasokan dan yang terjual tiap hari pada suatu minggu disajikan dalam diagram berikut.

Gambar belum tersedia

Nomor 1

Dari diagram di atas, penyalur kehabisan stok pupuk urea pada hari ...

A. Senin
B. Selasa
C. Kamis
D. Selasa dan Kamis
E. Sabtu dan Minggu

Lihat Pembahasan

Jawaban: E

Kondisi "kehabisan stok" berarti akumulasi stok harian di gudang mencapai angka 0. Akumulasi dihitung dari sisa stok kemarin ditambah selisih pasokan dan penjualan hari ini.

Mari kita hitung secara berurutan berdasarkan pembacaan titik pada grafik (dengan asumsi stok awal adalah 0):

  • Senin: Pasokan (15) - Terjual (11) = Stok 4 kuintal4 \text{ kuintal}
  • Selasa: Stok kemarin (4) + [Pasokan (9) - Terjual (12)] = 4−3=1 kuintal4 - 3 = 1 \text{ kuintal}
  • Rabu: Stok kemarin (1) + [Pasokan (10) - Terjual (6)] = 1+4=5 kuintal1 + 4 = 5 \text{ kuintal}
  • Kamis: Stok kemarin (5) + [Pasokan (7) - Terjual (10)] = 5−3=2 kuintal5 - 3 = 2 \text{ kuintal}
  • Jumat: Stok kemarin (2) + [Pasokan (9) - Terjual (10)] = 2−1=1 kuintal2 - 1 = 1 \text{ kuintal}
  • Sabtu: Stok kemarin (1) + [Pasokan (10) - Terjual (12)] = 1−2=−11 - 2 = -1. (Karena stok tidak mungkin negatif, ini berarti pedagang kehabisan stok dan hanya mampu menjual yang tersisa, sehingga stok akhir menjadi 0 kuintal0 \text{ kuintal}).
  • Minggu: Stok kemarin (0) + [Pasokan (9) - Terjual (9)] = 0 kuintal0 \text{ kuintal} (Tetap kehabisan).

Dari rincian di atas, penyalur mulai kehabisan stok pada hari Sabtu dan Minggu.


Nomor 2

Klik pilihan pada kolom di sebelah pernyataan yang sesuai.

PernyataanYaTidak
Stok pupuk urea terbanyak pada minggu tersebut adalah 5 kuintal.
Stok pupuk urea pada Minggu tersebut sebanyak 2 kuintal terjadi pada hari Kamis dan Sabtu.
Rata-rata stok pupuk urea per hari pada Minggu tersebut adalah 2 kuintal.
Lihat Pembahasan

Pernyataan 1: YA
Berdasarkan perhitungan harian di Nomor 1, himpunan data stok adalah: 4,1,5,2,1,0,04, 1, 5, 2, 1, 0, 0. Puncak stok tertinggi adalah 5 kuintal5 \text{ kuintal} (terjadi pada hari Rabu).

Pernyataan 2: TIDAK
Stok sebesar 2 kuintal2 \text{ kuintal} hanya terjadi pada hari Kamis. Sedangkan pada hari Sabtu, stoknya adalah 0 kuintal0 \text{ kuintal}.

Pernyataan 3: TIDAK
Total stok selama seminggu adalah 4+1+5+2+1+0+0=13 kuintal4 + 1 + 5 + 2 + 1 + 0 + 0 = 13 \text{ kuintal}. Rata-ratanya = 13÷7≈1,86 kuintal13 \div 7 \approx 1,86 \text{ kuintal} (Bukan 2 kuintal).


Nomor 3

Berdasarkan pengalaman, modal dan biaya operasional akan tercukupi jika sudah terjual 80% pupuk pada minggu tersebut. Jika 1 kg pupuk dijual dengan harga Rp14.000,00, keuntungan penyalur pada minggu tersebut adalah ...juta rupiah.

A. 1,96
B. 2,94
C. 19,6
D. 24,5
E. 29,4

Lihat Pembahasan

Jawaban: C

Jika modal sudah terpenuhi pada penjualan 80%, maka sisa 20% dari total penjualan minggu tersebut merupakan margin keuntungan bersih.

Langkah pertama, hitung total pupuk yang berhasil terjual selama seminggu berdasarkan grafik:
Total Terjual=11 (Sen)+12 (Sel)+6 (Rab)+10 (Kam)+10 (Jum)+12 (Sab)+9 (Min)=70 kuintal\text{Total Terjual} = 11 \text{ (Sen)} + 12 \text{ (Sel)} + 6 \text{ (Rab)} + 10 \text{ (Kam)} + 10 \text{ (Jum)} + 12 \text{ (Sab)} + 9 \text{ (Min)} = 70 \text{ kuintal}.

Ubah satuan dari kuintal menjadi kilogram (1 kuintal=100 kg1 \text{ kuintal} = 100 \text{ kg}):
Total Terjual = 7.000 kg7.000 \text{ kg}.

Kemudian, hitung nilai keuntungannya:
Untung=20%×Total Terjual (kg)×Harga\text{Untung} = 20\% \times \text{Total Terjual (kg)} \times \text{Harga}
Untung=20100×7.000×14.000\text{Untung} = \frac{20}{100} \times 7.000 \times 14.000
Untung=20×70×14.000\text{Untung} = 20 \times 70 \times 14.000
Untung=19.600.000\text{Untung} = 19.600.000 (Rp19,6 juta)

Jadi, keuntungan penyalur pada minggu tersebut adalah 19,6 juta rupiah.


Nomor 4

Berdasarkan pengalaman, penyalur akan terkena tambahan biaya penyimpanan pada hari itu jika stok pupuk urea lebih dari rata-rata stok pupuk urea harian ditambah 14\frac{1}{4} simpangan baku. Pada minggu tersebut penyalur harus menambah biaya penyimpanan pada hari ...

A. Senin, Selasa, dan Kamis[cite: 14]
B. Selasa dan Kamis[cite: 14]
C. Rabu, Kamis, dan Jumat[cite: 14]
D. Senin dan Rabu[cite: 14]
E. Selasa, Jumat, dan Minggu[cite: 14]

Lihat Pembahasan

Jawaban: D

Penyalur akan terkena tambahan biaya jika stok pada suatu hari melewati ambang batas berikut:
Batas Biaya=Rata-rata (xˉ)+14 Simpangan Baku (s)\text{Batas Biaya} = \text{Rata-rata } (\bar{x}) + \frac{1}{4} \text{ Simpangan Baku } (s)

Dari perhitungan akumulasi Nomor 1, himpunan data stok harian adalah: 4,1,5,2,1,0,04, 1, 5, 2, 1, 0, 0.
Nilai Rata-rata (xˉ)=137≈1,86 kuintal(\bar{x}) = \frac{13}{7} \approx 1,86 \text{ kuintal}.

Sekarang, mari kita hitung varians dan simpangan bakunya:
s=∑(xi−xˉ)2ns = \sqrt{\frac{\sum(x_i - \bar{x})^2}{n}}
s=(4−1,86)2+2(1−1,86)2+(5−1,86)2+(2−1,86)2+2(0−1,86)27s = \sqrt{\frac{(4-1,86)^2 + 2(1-1,86)^2 + (5-1,86)^2 + (2-1,86)^2 + 2(0-1,86)^2}{7}}
s=(2,14)2+2(−0,86)2+(3,14)2+(0,14)2+2(−1,86)27s = \sqrt{\frac{(2,14)^2 + 2(-0,86)^2 + (3,14)^2 + (0,14)^2 + 2(-1,86)^2}{7}}
s=4,58+2(0,74)+9,86+0,02+2(3,46)7s = \sqrt{\frac{4,58 + 2(0,74) + 9,86 + 0,02 + 2(3,46)}{7}}
s=4,58+1,48+9,86+0,02+6,927s = \sqrt{\frac{4,58 + 1,48 + 9,86 + 0,02 + 6,92}{7}}
s=22,867≈3,26≈1,81s = \sqrt{\frac{22,86}{7}} \approx \sqrt{3,26} \approx 1,81

Tentukan batas biayanya:
Batas Biaya=1,86+14(1,81)\text{Batas Biaya} = 1,86 + \frac{1}{4}(1,81)
Batas Biaya=1,86+0,45=2,31 kuintal\text{Batas Biaya} = 1,86 + 0,45 = 2,31 \text{ kuintal}

Penyalur harus menambah biaya penyimpanan pada hari yang jumlah stoknya melebihi 2,31 kuintal2,31 \text{ kuintal}. Berdasarkan data stok harian (4,1,5,2,1,0,04, 1, 5, 2, 1, 0, 0), hari-hari tersebut adalah Senin (4 kuintal) dan Rabu (5 kuintal).


Nah itulah soal dan pembahasan dari paket soal Penalaran Matematika.

Semoga bermanfaat! Jangan berhenti belajar dan mencoba hal baru, bagikan pembahasan soal dari kami ke teman-temanmu agar mereka juga tahu dan bisa ikut belajar bersama kami.

TERIMA KASIH...

Advertisement

Komentar (0)

Memuat komentar...